BANDAR LAMPUNG, eWarta.co – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menghadiri acara Stadium General sekaligus Pelantikan Pengurus BEM U KBM Universitas Lampung (Unila) Periode 2026. Acara yang mengusung tema "Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045" ini digelar di GSG Unila, Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan elemen mahasiswa dengan jajaran pimpinan daerah. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini adalah tonggak penting kaderisasi. Ia berharap BEM U dapat menjadi mitra strategis universitas yang kritis namun konstruktif.
"Amanah yang saudara emban bukanlah tugas yang ringan. Namun dengan semangat, integritas, dan komitmen, saya yakin pengurus periode 2026 mampu membangun lingkungan akademik yang dinamis dan progresif," ujar Rektor.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan komitmennya untuk merangkul mahasiswa dalam proses pengambilan kebijakan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sangat diperlukan dalam pengawasan dan pemberian masukan bagi pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, yang hadir sebagai pemateri Stadium General, membekali mahasiswa dengan wawasan mengenai peran strategis sebagai agent of control dan agent of change. Ia menyoroti pentingnya mahasiswa untuk aktif dalam forum publik dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara cerdas.
Pelantikan ini meresmikan Aditiya Putra Bayu sebagai Ketua BEM U KBM Unila 2026, menggantikan Muhammad Amar Fauzan (Ketua BEM 2025).
Hadirnya pejabat teras seperti Pangdam XXI/Radin Inten dan jajaran Forkopimda lainnya menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan wawasan intelektual generasi muda di Lampung. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus baru dapat beradaptasi dengan tantangan Industri 5.0 serta berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi dan pengarahan teknis bagi para aktivis kampus guna memperkuat koordinasi lintas organisasi di lingkungan Universitas Lampung. (Red)









