KOTAMOBAGU, eWarta.co — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menghadiri secara langsung wisuda gabungan Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Kotamobagu, yang digelar khidmat di Ballroom Sutanraja Hotel, Jumat (4/9/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Utara tersebut menjadi momen istimewa bagi ratusan wisudawan, keluarga, serta civitas akademika kedua perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Yulius menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir perjalanan pendidikan. Sebaliknya, gelar akademik merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pendidikan tinggi adalah kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Saya bangga melihat lulusan IAIK dan STIMIK Kotamobagu siap terjun ke masyarakat dengan bekal ilmu agama dan teknologi informasi,” ujar Yulius.
Ia juga mendorong para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Menurutnya, generasi muda harus memiliki keberanian untuk menciptakan peluang dan lapangan kerja melalui inovasi, kreativitas, serta semangat kewirausahaan.
Gubernur turut memberikan apresiasi kepada pimpinan perguruan tinggi, para dosen, serta orang tua mahasiswa yang selama ini berperan dalam mendukung proses pendidikan hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.
“Ilmu yang diperoleh jangan berhenti di ruang kelas. Bawa ilmu itu ke tengah masyarakat dan jadikan sebagai kekuatan untuk membangun daerah,” pesannya.
Wisuda tersebut meluluskan ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Tangis haru dan kebahagiaan mewarnai prosesi ketika para wisudawan menerima sertifikat kelulusan dan mengenakan toga sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Turut hadir Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manopo, jajaran yayasan, Rektor IAIK, Ketua STIMIK Kotamobagu, serta unsur Forkopimda.
Kehadiran para pejabat daerah sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya.
Momentum wisuda ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Para lulusan ditantang membuktikan bahwa pendidikan yang mereka tempuh mampu melahirkan sumber daya manusia yang berintegritas, inovatif, mandiri, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kotamobagu dan Sulawesi Utara.***
(Rdm)










