Gubernur Minta Pemuda Milenial Aktif Kembangkan Kopi Bengkulu

Create: Thu, 03/06/2021 - 19:36
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co --  Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta generasi masa kini dapat berkontribusi pada pemasaran maupun sisi pembudidayaannya Kopi Bengkulu.

Untuk mewujudkan hal ini, Rohidin mengupayakan dengan dibentuk program satu desa satu warung kopi digital, yang bekerjasama dengan Telkomsel serta perbankan.

Warung kopi digital nantinya diharapkan bisa juga menjadi media edukasi maupun sebagai promosi UMKM.

"Di sinilah peran anak muda pada sisi hilirnya yaitu pemasaran. Di mana Kopi menjadi gaya hidup dan sekarang menjadi minuman yang sangat melekat pada anak muda dan hal ini bisa dipasarkan," jelas  Gubernur Rohidin, saat menjadi Keynote Speaker, dalam acara Dialog Webinar Present Series Fakultas Pertanian UNIVED, di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Kamis (3/5).

Selain sisi hilirnya, kata Gubernur, diharapkan anak muda juga berada pada sektor hulunya yaitu sebagai produsen.

Bagaimana anak muda, sebutnya, sebagai petani milenial dapat membudidayakan kopi, pengelolaan pasca panen dengan teknologi serta dengan pendekatan produktifitas yang tinggi.

"Jadi model-model petani milenial, bisa lahan dengan luas tertentu tapi dikelola dengan bibit unggul dan tersertifikasi dengan cara cangkok atau cara sambung dan tentu juga bisa dikoneksikan dengan pariwisata, namanya wisata kampung kopi," pungkas jebolan terbaik dan tercepat Pasca Sarjana IPB ini.

Gubernur Rohidin mengungkapkan, kopi Bengkulu jenis Kopi Robusta merupakan salah satu kopi yang telah diakui dunia di sisi kualitas terbaik serta produksi kopi terbesar ketiga nasional.

Sehingga dengan demikian, ujarnya, peran petani muda milenial dinantikan untuk bisa proaktif ikut andil dalam mengembangkan Kopi Bengkulu.

Dialog Webinar yang diadakan Fakultas Pertanian UNIVED ini bertemakan "Peran Petani Muda Milenial Dalam Mengembangkan Produk Kopi Bengkulu" yang diikuti Guru Besar Fakultas  Pertanian Unib Prof. Alnopri, BPTP Provinsi Bengkulu serta penggiat dan pengusaha Kopi Bengkulu.

Di kesempatan itu juga, Gubernur Rohidin memperkenalkan karya terbaiknya berupa buku tentang Kopi, yang dibagikan secara simbolis sebanyak 50 eksemplar untuk mahasiswa maupun masyarakat yang membutuhkan pengetahuan tentang Kopi Bengkulu.