Genjot PAD, Bapenda Kota Bengkulu Siapkan Pemasangan Tapping Box Versi Terbaru di Benmall

Create: Thu, 25/06/2026 - 20:09
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu melakukan survei kesiapan teknis di tenan Tom Sushi, Benmall Bengkulu. Langkah ini merupakan tahap awal sebelum pemasangan alat Tapping Box versi terbaru guna mendukung transparansi dan akurasi pelaporan transaksi usaha.

Dalam pelaksanaannya, Bapenda Kota Bengkulu menggandeng Bank Bengkulu serta PT Raharja Sinergi Komunikasi selaku vendor IT Technical Support. Sistem monitoring ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memantau penerimaan pajak secara real-time.

Kepala Bapenda Kota Bengkulu melalui Plt Sekretaris Novitasari, didampingi Koordinator Lapangan Aulia Ulfa, menjelaskan bahwa alat yang akan dipasang merupakan pengembangan sistem lama yang telah disempurnakan dengan fitur yang lebih modern.

“Pemasangan alat Tapping Box ini merupakan pengembangan sistem baru yang bisa diistilahkan sebagai produk lama rasa baru. Sistem yang digunakan tetap mengedepankan fungsi pengawasan transaksi usaha, namun kini hadir dengan teknologi yang lebih optimal, efektif, dan mudah digunakan,” ujar Aulia Ulfa, Kamis (25/6/2026).

Aulia menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi strategi utama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendorong digitalisasi pelayanan perpajakan daerah. Melalui survei di Benmall tersebut, tim fokus memastikan kesiapan infrastruktur agar alat dapat langsung dioperasikan tanpa kendala setelah resmi terpasang.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 121 unit Tapping Box yang aktif beroperasi di berbagai titik usaha di Kota Bengkulu. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan puluhan unit tambahan untuk memperluas jangkauan monitoring.

“Sejauh ini jumlah tapping box yang sudah terpasang ada 121 unit, dan menyusul 22 unit lagi yang siap dipasang untuk disebar ke hotel dan restoran,” tambah Aulia.

Ke depan, Bapenda berharap program digitalisasi ini dapat terus diperluas ke berbagai sektor pelaku usaha lainnya agar potensi pajak daerah dapat tergali secara maksimal demi mendukung pembangunan kota.