BENGKULU, ewarta co - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Keuangan Daerah Kabupaten Mukomuko pada akhir tahun terus menggenjot penerimaan pendapatan asli daerah.
Hal ini diwujudkan dengan membentuk dan menggandeng Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Dan Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko dan Satpol PP untuk menggagas Giat Inovasi Jemput Pajak dan Perizinan Terpadu.
Gagasan tersebut disampaikan oleh Kepala BKD Mukomuko, Agus Sumarwan didampingi Kabid Pendapatan I dan Penagihan pajak, Singgih Pramono dan Alex Hendra.
Lebih lanjut, Agus menyebutkn bahwa meskipun akhir tahun pihak BKD terus menggenjot, penerimaan pendapatan daerah salah satunya hari ini kita sepakat untuk menggagas inovasi baru yang kami beri tajuk Jemput Pajak dan Perizinan Terpadu.
Kegiatan ini tim bersama akan turun menyasar ke Wajib Pajak baik yang sudah terdaftar atau pun yang belum terdaftar untuk didaftar dan ditetapkan pajak terutang untuk dibayarkan ditempat.
Selain itu bagi usaha yang belum mengantongi izin, pihak perizinan juga akan melayani perijinannya.
Kita amati, banyak jasa usaha Air Bawah Tanah dan Sarang burung walet yang belum masuk dalam daftar wajib pajak potensial.
Dengan inovasi ini, akan banyak hal yang bisa memberikan penerimaan daerah dan pengelola jasa usaha menjadi tertib administrasi pajak serta perijinannya.
Sementara pihak Satpol PP akan melakukan pengawasan penerapan Perda.
Inovasi ini akan segera kita laksanakan dalam praktek uji coba dan semoga terus berkesinambungan.
"Kita yakin ini akan efektif, sambil memberikan edukasi," demikian Agus Sumarwan.









