Gaet Wisatawan Lebaran, Pemkab Jember Seragamkan Harga Paket Seafood Watu Ulo - Papuma Rp40 Ribu

Create: Sun, 22/03/2026 - 20:19
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus melakukan terobosan untuk meningkatkan daya tarik wisata di pesisir selatan. Setelah sukses menerapkan integrasi satu tiket untuk Pantai Watu Ulo dan Papuma, kini Pemkab meluncurkan program transparansi kuliner dengan menyeragamkan harga paket seafood hanya Rp40.000 per porsi.

​Kebijakan ini diambil untuk memberikan kepastian harga bagi wisatawan paska-Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus menghapus kekhawatiran pengunjung akan harga makanan yang tidak wajar (nuthuk).

​Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa kesepakatan ini telah disetujui oleh puluhan pelaku usaha kuliner setempat.

​"Menu sistem paket ini telah disepakati oleh 20 pemilik warung di Pantai Watu Ulo. Dengan Rp40 ribu, wisatawan sudah mendapatkan paket lengkap berisi ikan bakar, nasi, udang, dan cumi," ujar Bobby, Minggu (22/3/2026).

​Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan apresiasi tinggi terhadap standarisasi harga ini. Menurutnya, kepastian harga merupakan kunci kenyamanan wisatawan dalam menikmati kuliner khas pesisir.

​"Ini langkah bagus agar masyarakat yang berlibur ke sini tidak merasa was-was atau takut terkecoh harga. Dengan harga yang seragam dan transparan, daya tarik wisata kita akan semakin kuat dan ekonomi lokal akan ikut terangkat," tutur Bupati Fawait.

​Selain kuliner, Pemkab Jember juga menawarkan paket wisata komprehensif yang menggabungkan petualangan ekstrem, edukasi sejarah, hingga keindahan alam pantai selatan yang eksotis.

​Program kuliner ini melengkapi kebijakan tiket terintegrasi satu pintu untuk Pantai Watu Ulo dan Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) yang telah berjalan sejak awal Januari 2026.

​Sebagai tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Jember dengan Perhutani, wisatawan cukup membayar Rp12.500 untuk dapat mengakses dua destinasi unggulan tersebut sekaligus. Langkah integrasi ini diharapkan mampu menjadikan Jember sebagai destinasi favorit utama di Jawa Timur selama musim libur lebaran tahun ini. (Hafit)