BENGKULU,eWARTA.co -- Forum Masyarakat Pesisir Barat (FMPB) yang tergabung dalam enam Desa pada siang ini menggeruduk kantor Bupati Seluma untuk menyampaikan aspirasi tuntutan terkait penolakan terhadap tambang pasir besi milik PT Faminglevto Bakti Abadi.
Pada pukul 09.00 WIB massa aksi bergerak dari kecamatan Ilir Talo, ke Desa Pasar Seluma lalu melanjutkan menuju ke Kantor Bupati Seluma.
Selain dari Forum Masyarakat Pesisir Barat, aksi juga diramaikan oleh Forum Pemuda Seluma untuk membantu mengawal masyarakat dalam menggelar aksi didepan kantor Bupati Seluma.
Perwakilan Forum masyarakat Pesisir barat Suprianto Zakaria menyampaikan, aksi ini merupakan rentetan dari aksi-aksi sebelumnya ia meminta kepada Pemkab Seluma dan Bupati Seluma untuk mengambil tindakan nyata terhadap permasalahan tambang pasir besi.
"Pada hari ini kami menggelar aksi untuk menolak keberadaan tambang pasir besi, kami meminta tindakan nyata dari Pemkab dan Bupati Seluma dalam menyikapi tuntunan kami ini," ujar Anton yang juga orator aksi pada Rabu (05/01/2022).
Dilanjutkan Anton, aksi pada hari ini murni untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan aksi akan berjalan dengan damai.
"Aksi ini merupakan aksi damai, jadi tidak akan yang anarkis," sambungnya.
Di tengah-tengah orasi masyarakat, Bupati Seluma Erwin Octavian bersama Wakil Bupati Gustianto, beserta asisten pada akhirnya menemui massa aksi dan ikut berorasi dalam menyampaikan langkah-langkah yang akan diambil untuk memenuhi tuntutan demi kepentingan masyarakat Pesisir Barat.
"Perwakilan masyarakat nanti kita akan sambut di ruang rapat, untuk beraudensi bersama dalam mencari langkah-langkah terbaik untuk ke depan," jelas Erwin Octavian saat sesudah berorasi.
Pada saat ini masyarakat massa masih berada di kantor Bupati Seluma melakukan istirahat, dan menggelar sholat dan makan bersama menunggu langkah yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Seluma. (Nandar)









