SELUMA, eWarta.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma menggelar Festival Sastra dan Kolase Anak (Festaloka) tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Gedung Olahraga Kabupaten Seluma, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42.
Festaloka mengusung tema “Anak Seluma Emas, Anak Indonesia Hebat”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak PAUD untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi, sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri.
Bunda PAUD Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS., hadir dalam kegiatan tersebut. Acara juga dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Kartika Nuzul, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma yang mewakili Bupati Seluma, serta jajaran Dinas P3APPKB Kabupaten Seluma.
Sejumlah perlombaan digelar dalam Festaloka, di antaranya lomba puisi dan mewarnai. Kedua lomba tersebut menjadi sarana bagi anak untuk mengekspresikan diri, mengembangkan imajinasi, serta melatih kreativitas sejak usia dini.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Faber-Castell melalui dukungan terhadap kegiatan seni dan mewarnai. Dukungan tersebut turut membantu penyelenggaraan kegiatan yang memberikan ruang bagi anak untuk berkarya.
Bunda PAUD Kabupaten Seluma dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman mengatakan Festaloka tidak hanya berorientasi pada perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk berekspresi dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
“Festaloka ini merupakan bentuk kreativitas dan semangat anak-anak usia dini dalam mengembangkan potensi, kepercayaan diri, serta keberanian. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diberikan ruang untuk berani tampil, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan yang mereka miliki,” ujar Mega.
Ia mengatakan usia dini merupakan tahapan penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan anak. Karena itu, anak perlu mendapatkan ruang yang positif untuk bermain, belajar, berkarya, dan berinteraksi dengan lingkungan.
Mega juga meminta orang tua dan tenaga pendidik terus mendukung tumbuh kembang anak dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting agar anak dapat berkembang sesuai potensi dan bakatnya.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mari kita bersama-sama memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang sesuai dengan potensi dan bakatnya,” katanya.
Ia berharap anak-anak Seluma dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, percaya diri, dan memiliki karakter kuat. Upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama melalui dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan berbagai pihak.










