Opini - Dalam Kehidupan bermasyarakat, kita tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang kian maju dengan adanya metamorphosis. Namun sebelumnya kita perlu memgetahui terlebih dahulu apa itu metamorphosis.
Metamorphosis adalah suatu transformasi media komunikasi yang disebabkan oleh berbagai inovasi dan perkembangan teknologi pada media komuniikasi.
Sehingga cara komunikasi manusia mengalami perubahan bentuk sesuai dengan perkembangan teknologi media komunikasi. Dalam perkembangannya muncul pula istilah Sosiomateriality yang berarti manusia dan teknologi komunikasi sudah menyatu, saling berinteraksi dan saling mempengaruhi anatara satu dengan yang lainnya. (wanda J. Orlikowski (2012).
Saat ini istilah tersebut merupakan representasi dari dampak teknologi baik secara positif maupun negative yang terdapat dalam berbagai elemen dikalaman masyarakat baik dari cara berkomunikasi, akses berniaga/berdagang, pendidikan dalam hal ngajar mengajar, dan kesehatan tentu mengalami perubahan yang signifikan menuju transformasi digital dan inovasi media saat ini.
Disisi lain akses penyebaran informasi sangat cepat dan mudah sekali oleh masyarakat atau public yang sebagai konsumen public. Tetapi dengan penyebaran informasi yang sangat cepat ini tentu dimanfaatkan oleh kalangan-kalangan yang tidak bertanggung jawab guna mengambil keuntungan dari kecanggihan teknologi tersebut yaitu dengan cara menyebarkan informasi dengan situs-situs yang tidak jelas sehingga mengakibatkan masyarakat sering sulit memahami mana berita yang benar dan mana berita yang salah.
Beberapa gambaran positif dan negative dari sosiomateriality saat ini yang terjadi dikalangan masyarakat saat ini yaitu akses kemudahan dan sangat cepat dalam memenuhi informasi melalui youtube, dimana semua konten-konten yang ada sesuai dengan apa yang dibutukan.
Misalnya mendengarkan ceramah agama melalui youtube, dahulu sebagaimana yang dilakukan oleh para da’i yaitu memasuki masjid ke masjid untuk menyebarkan ajaran agama islam yang diajarkan oleh Rasulullah Sallahualaihi Wassalam dan begitu pun sebaliknya para Mad’u atau pendengar yang setiap pengajian antusias sangat tinggi guna mendapatkan ilmu.
Tetapi pada saat ini dengan adanya kemajuan teknologi yang sangat berkembang pesat sehingga memudahkan semua aktivitas termasuk berdakwah.
Saat ini para ustadz sangat mudah menyebarkan dakwah nya yaitu dengan membuat konten di youtube dan masyarakat hanya memilih ceramah apa yang ingin didengar. Tetapi dari kejadian ini tentu bisa mengurangi jiwa social seseorang karena sudah terlalu nyaman mendengarkan sajian sajian konten ceramah dari rumah dan bisa kapan saja.
Artinya jika semua kalangan masyarakat masih antusias dengan belajar ilmu agama dengan menggunakan media youtube ini , maka akan terlihat jelas masjid-masjid yang sepi disaat pengajian berlangsung.
Dalam metamorphosis media ini tidak pula terlepas dari ancaman yang mungkin akan terjadi dengan kita. Dan patut serta lebih bijak dalam mengemas sebuah informasi dan menggunakan media komunikasi.
Seperti konten konten agama yang sudah di permainkan oleh pihak pihak yang ingin menyesatkan dan merubah pola pikir serta keyakinan agama kita. Demikian pula dengan kegaiatan belajar mengajar baik secara tatap muka maupun melalui media, akan lebih baik jika kita berhati hati dalam kegiatan sharing kemudian perlu mengecek sumber sumber informasi yang akan kita baca. Demikianlah, semoga bermanfaat.
***
Penulis : Nela Natalia, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Fisip UNIB (D2E022009)









