Bengkulu, eWarta.co -- Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Jakarta. Dalam kunjungan ini, Komisi IV menyampaikan beberapa usulan untuk kemajuan perpustakaan di Provinsi Bengkulu.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, mengatakan bahwa salah satu usulan yang disampaikan adalah penambahan dana alokasi khusus (DAK) perpustakaan untuk Bengkulu. Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan DAK Fisik dan DAK Non-fisik.
"Ada beberapa hal yang kita koordinasi, di Perpusnas ini kita minta penambahan DAK Fisik dan DAK Non-fisik," kata Edwar.
Selain itu, Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu juga mengusulkan agar dibangunkan UPTD Perpustakaan Nasional di Bengkulu. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pembinaan bagi perpustakaan dan pustakawan di Bengkulu, serta menambah lokasi membaca dan meningkatkan literasi masyarakat.

Edwar menjelaskan bahwa jumlah pengunjung di Perpustakaan di Bengkulu semakin bertambah setiap tahunnya, dengan rata-rata mencapai 26 ribu pengunjung per tahun.
"Kita mengusulkan agar di Bengkulu dibuat Perpustakaan Fatmawati, sebagai UPTD Perpusnas di Bengkulu," tambah Edwar.
Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa Perpustakaan Fatmawati diperlukan karena nama perpustakaan tersebut diambil dari tokoh bersejarah asal Bengkulu.
"Maunya kita di Bengkulu ada perpustakaan ibu Fatmawati di Bengkulu. Cukup beralasan, karena kita kota bersejarah dan ibu Fatmawati merupakan Ibu Negara pertama," kata Edwar.
Diharapkan dengan adanya penambahan DAK dan pembangunan UPTD Perpustakaan Nasional di Bengkulu, dapat meningkatkan kualitas perpustakaan dan literasi masyarakat di Provinsi Bengkulu. (Adv)









