Bengkulu, eWarta.co -- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, meminta Pertamina Bengkulu untuk memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di wilayah Bengkulu saat Idul Adha.
Permintaan ini disampaikan Dempo mengingat potensi lonjakan permintaan BBM pada momen tersebut, terutama setelah terjadinya kebocoran pipa Pertamina di unit Pulau Baai. Dempo menekankan pentingnya penanganan cepat kebocoran pipa tersebut untuk mencegah kelangkaan BBM.
Lebih lanjut, Dempo menjelaskan bahwa kelangkaan stok BBM, khususnya Pertalite, telah terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kota Bengkulu.
"Pada sejumlah SPBU, stok BBM perhari biasanya bisa mencukupi hingga malam, tetapi saat ini, BBM telah habis pada sore hari," ungkap Dempo.
Hal ini tentu saja menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

Dempo menegaskan bahwa kelangkaan BBM seharusnya tidak terjadi jika Pertamina melakukan perencanaan stok yang matang dan antisipatif.
"Perencanaan stok BBM harus dikaji dari awal karena setiap hari besar kebutuhan akan meningkat. Jika tidak dipersiapkan dari awal, maka kesosongan akan terjadi," papar Dempo.
"Tidak ada alasan sebenarnya stok BBM kosong kalau sudah dipersiapkan dari awal. Kalau terjadi artinya tidak dipersiapkan," tegasnya.
Dempo juga menyebutkan beberapa SPBU di Kota Bengkulu yang sering mengalami kekosongan BBM, seperti SPBU Kandang, SPBU Bumi Ayu, SPBU Air Sebakul, SPBU KM 6,5, SPBU KM 8, SPBU Penurunan, SPBU Tebeng, dan SPBU Kandang Limun.
Oleh karena itu, Dempo mendesak Pertamina Bengkulu untuk segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk memastikan ketersediaan stok BBM subsidi yang memadai, terutama Pertalite dan Solar, menjelang dan selama Idul Adha.
"Pertamina harus memastikan stok BBM aman agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat," pungkasnya. (Adv)









