Bengkulu, eWarta.co -- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP) Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi mengatakan pihaknya turut menyediakan layanan perpustakaan keliling dan layanan terpadu perpustakaan sekolah (LTPS) setiap hari pada jam kerja.
Layanan itu, kata dia sebagai upaya dalam menjangkau daerah yang masih terbatas dalam mengakses bahan pustaka.
"Untuk daerah dan sekolah yang belum mempunyai akses perpustakaan, kami sediakan armada mobil keliling beserta koleksinya. Ini rutin dan terus berkeliling ke daerah atau sekolah yang membutuhkan atau meminta kami hadir ke lokasi," kata Meri, Selasa (20/9/2022).
Menurutnya, tujuan adanya layanan perpustakaan keliling untuk memeratakan layanan informasi dan bacaan kepada masyarakat sampai daerah terpencil dan belum atau tidak mungkin didirikan perpustakaan menetap.
Di samping itu membantu perpustakaan umum dalam mengembangkan pendidikan informal kepada masyarakat dan memperkenalkan buku-buku dan bahan pustaka lainnya kepada masyarakat serta memperkenalkan jasa perpustakaan kepada masyarakat.
"Sehingga tumbuh budaya untuk memanfaatkan jasa perpustakaan kepada masyarakat termasuk meningkatkan minat baca dengan mengembangkan cinta buku pada masyarakat," ujarnya.
Meri menjelaskan, mekanisme layanan perpustakaan keliling ini dilakukan penjadwalan oleh DKP atas permintaan kepala desa maupun kepala sekolah setempat atau juga dari komunitas literasi dan wajib menyediakan tempat atau mengumpul pemustaka penerima layanan.
"Kami sigap terhadap permintaan masyarakat dalam layanan perpustakaan keliling ini," kata Meri.
Dengan demikian, layanan perpustakaan keliling ini untuk menjadikan generasi muda di Kabupaten Indramayu memiliki akses dan media dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan dalam upaya meningkatkan indeks literasi masyarakat dalam mendukung indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan untuk mewujudkan Provinsi Bengkulu yang lebih maju.
Meri menyebutkan, layanan perpustakaan keliling dan LTPS merupakan salah satu dari 16 layanan unggulan yang ada di DKP Provinsi Bengkulu.
Ia berharap dengan adanya perpustakaan keliling, masyarakat akan mendapatkan pemerataan akses literatur dan ilmu pengetahuan serta dapat memajukan daerah menjadi lebih baik lagi. (Adv)









