DP3AP2KB Kota Bengkulu Sosialisasikan Upaya Pencegahan Menuju Zero Stunting

Create: Wed, 27/04/2022 - 21:37
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co - Pemerintah Kota Bengkulu bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus mengupayakan percepatan penurunan kasus gizi buruk pada anak alias Stunting tingkat kota Bengkulu guna mewujudkan Kota Bengkulu menjadi zero (nol) stunting.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Dewi Dharma mengatakan, bahwa Wakil Walikota Bengkulu sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kota bersama pihaknya beserta jajaran turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait percepatan penurunan stunting.

"Sebagai ketua TPPS, bapak wakil walikota Bengkulu langsung memberikan sosialisasi terkait percepatan penurunan Stunting di kota Bengkulu, jadi Kami berusaha untuk kedepan Stunting di kota Bengkulu ini akan menjadi Zero Stunting", Ujar Dewi Dharma, Rabu (27/4/2022). 

Lanjutnya, sosialisasi percepatan penurunan Stunting dilakukan di setiap kecamatan di wilayah kota Bengkulu. Dimana dulu Stunting di pantau dari hilir (setelah anak lahir), tetapi sekarang pihaknya memantau stunting dari hulu. 

"Sebelum pernikahan sudah ada namanya elsimil (Siap nikah, siap hamil) jadi kita akan pantau kesehatan calon pengantin sampai pada saat mereka mendapatkan MA di KUA", katanya. 

Kemudian, berdasarkan data BKKBN Pusat, untuk kota Bengkulu sendiri memiliki resiko anak lahir stunting sebanyak 1 orang pada 5 kelahiran, dengan presentasi 22,5 persen.  

"Bahwa data Stunting di kota Bengkulu ini ada 22,5 persen, jadi mungkin kedepan pendataan lebih diutamakan mulai dari hulu ke hilir. Kita berharap kota Bengkulu di tahun 2023  Zero Stunting", jelasnya. (Septi)