Bengkulu, eWarta.co -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kota Bengkulu memastikan kesiapan penuh dalam menangani persoalan sampah selama pelaksanaan Festival Tabut 2026. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga kebersihan kawasan festival yang diperkirakan akan dipadati ribuan pengunjung setiap harinya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan pihaknya akan menerjunkan personel khusus untuk mengelola sampah di sejumlah titik penampungan. Titik-titik tersebut telah disiapkan selama berlangsungnya festival budaya tahunan tersebut.
Menurut Anshar, fokus utama DLH adalah mencegah penumpukan sampah yang kerap terjadi pada kegiatan berskala besar sebelumnya. Untuk itu, kontainer sampah akan ditempatkan di lokasi strategis yang mudah dijangkau petugas maupun masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa setiap hari akan dilakukan penanganan sampah secara rutin oleh petugas di lapangan. Kontainer dan personel disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama Festival Tabut berlangsung.
Skema penanganan sampah akan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari pembersihan hingga pengangkutan. Petugas akan melakukan penyapuan pada pagi hari dan pengangkutan sampah dilakukan pada dini hari hingga menjelang subuh.
DLH juga telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan dan pihak terkait untuk membuka akses khusus bagi kendaraan pengangkut sampah. Dengan demikian, armada kebersihan dapat masuk langsung ke area festival agar proses pengangkutan lebih cepat dan efektif.
Anshar menegaskan bahwa jumlah personel dan sarana pendukung akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan mengingat Festival Tabut merupakan agenda budaya dan wisata terbesar di Bengkulu.
Ia juga mengimbau masyarakat, pedagang, dan pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan selama acara berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga kesadaran semua pihak.
Dengan skema yang telah disiapkan, DLH Kota Bengkulu optimistis persoalan sampah dapat diminimalisir selama Festival Tabut 2026. Harapannya, kegiatan dapat berlangsung lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.









