Ditabrak Mobil, Pemotor Terpental 30 Meter

Create: Wed, 03/11/2021 - 12:54
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Kecelakaan kembali terjadi di ruas jalan dua jalur tepatnya di simpang empat depan kantor camat Seluma Kota, persimpangan ini acap kali terjadi kecelakaan dikarenakan pada simpang empat ini memiliki area titik buta (Blind Spot) yang tidak terlihat oleh pengendara. 

Salah satu saksi mata kejadian Agung Prasetya mengatakan, kecelakaan pada pagi ini merupakan kecelakaan yang kedua kalinya, setelah malam tadi ada kecelakaan yang sama di lokasi kejadian. 

"Kecelakaan pada pagi ini merupakan yang kedua kalinya, malam tadi ada kecelakaan juga melibatkan siswa SMA asal Kota Agung yang kecelakaan di TKP yang sama didepan rumah saya," ujar Agung, pada Rabu (03/11/2021). 

Ia menambahkan, kronologis kejadian bermula ketika mobil sigra nopol A 1443 WF yang melaju dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat menuju pulang ke Tanggerang Banten dengan kecepatan tinggi, sesampainya di lokasi kejadian mobil menabrak pengendara motor honda spacy nopol BD 2489 PP dari belakang. 

"Kronologisnya tadi bermula ketika mobil sigra ini mendahului truck fuso dari sisi kiri jalan, dikarenakan jalan turunan mobil melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi tidak mengetahui ada pengendara motor depan saat mendahului menggunakan jalur yang sama, karena kencang mobil sigra tidak mampu mengerem hingga menabrak pengendara motor dari belakang," sambung Agung. 

Ia melanjutkan, akibat kecelakaan ini pengendara motor terpental hingga 30 meter dari tempat pertama pengendara motor di tabrak. 

"Titik awal motor di tabrak oleh mobil sigra pas didepan toko Toyota Agung Automall, akibat keras tabrakan pengendara motor terpental sampai 30 Meter dan masuk parit di sisi jalan, 2 orang pengendara kritis dan sudah dilarikan ke RSUD Tais untuk mendapatkan perawatan," ungkap Agung. 

Dengan kejadian kecelakaan sering terjadi di simpang empat dekat kantor camat Seluma, Agung meminta agar di persimpangan ini dipasang rambu-rambu peringatan. 

"Saya mohonlah untuk pihak terkait agar bisa memasang lampu traffic light dan rambu-rambu peringatan, supaya kurang kecelakaan yang terjadi di persimpangan ini," pungkas Agung. (Nandar)