Distribusi Pertalite Terlambat, Antrean Kendaraan Mengular di Bengkulu

Create: Wed, 26/08/2026 - 19:56
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co — Antrean kendaraan terjadi di salah satu SPBU di Kota Bengkulu setelah pasokan BBM jenis Pertalite datang terlambat, Rabu (26/8/2026). Antrean kendaraan roda dua dan roda empat bahkan memanjang hingga ke sisi jalan karena masyarakat menunggu pengisian BBM.

Pengawas sekaligus staf administrasi SPBU, Ari, mengatakan keterlambatan tersebut bukan karena stok BBM di Depot Pulau Baai kosong. Menurutnya, kendala terjadi karena armada pengangkut belum tiba di SPBU sesuai jadwal yang ditentukan.

“Untuk SPBU, kami hanya melakukan pemesanan dan permintaan persediaan. Untuk pembagian dan pengiriman armada merupakan kewenangan Depot Pulau Baai,” ujar Ari.

Ia menjelaskan Pertalite menjadi salah satu jenis BBM yang pengirimannya cukup sering mengalami keterlambatan. Distribusi dilakukan berdasarkan dokumen resmi seperti surat jalan atau faktur dan menyesuaikan jadwal shift armada.

Waktu kedatangan armada, lanjut Ari, dapat berubah mengikuti proses distribusi di depot. Salah satu kondisi yang dapat memengaruhi pengiriman terjadi ketika Depot Pulau Baai melakukan pembongkaran muatan BBM dari kapal.

“Kalau kapal sedang bongkar, pengiriman bisa berhenti sementara karena harus dilakukan pengecekan dan pencocokan volume stok terlebih dahulu,” jelasnya. Setelah proses pengecekan selesai, distribusi kembali dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ari memastikan persediaan BBM di SPBU tetap dipantau menggunakan sistem digital secara real-time. Pengawasan juga dilakukan melalui kamera CCTV untuk memantau kondisi stok dan aktivitas pelayanan di SPBU.

Keterlambatan pasokan membuat sejumlah masyarakat harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM. Salah seorang pembeli, Rian, mengatakan kondisi tersebut ikut memengaruhi aktivitas pekerjaannya sehari-hari.

“Kalau bensin terlambat datang, aktivitas pekerjaan sehari-hari jadi terganggu. Kadang terpaksa istirahat atau berhenti beroperasi sementara karena tidak mendapatkan minyak,” ungkap Rian.

Ia berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal sehingga masyarakat tidak harus menghabiskan waktu lama dalam antrean. Sementara itu, antrean kendaraan masih terlihat memanjang hingga pinggir jalan dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas apabila tidak segera terurai.

Penulis: Yeyen Andiska