Bengkulu, eWarta.co -- Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso meninjau langsung jalan lintas penghubung Kabupaten Kaur dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang lumpuh total tertimbun material longsor.
Tejo Suroso didampingi langsung oleh Bupati Kaur Lismidianto dan Dinas PUPR Kaur meninjau beberapa btitik jalan yang tertimpa longsor. Akibat longsor tersebut membuat akses warga di 2 kecamatan Kaur terputus.
“Kita sudah pantau langsung ke lokasi, saat ini masih dilakukan pembersihan material longsor. Longsor terjadi hampir sepanjang 100 meter yang menutupi bahu jalan, dengan ketinggian material mencapai 10 meter,” ujar Tejo, Kamis (13/10).
Dilanjutkan Tejo, pihaknya akan segera bertindak secara cepat melakukan penanganan karena hampir di seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu saat ini mengalami hujan yang ekstrim dan berimbas pada potensi bencana meteorologi seperti banjir dan longsor.

“Kita selalu berkoordinasi dengan pemda setempat mengingat akibat banjir dan longsor dibahu jalan bisa membuat daerah-daerah terisolir sehingga aktivitas warga terganggu. Saya menghimbau untuk semua pihak untuk berhati-hati mengingat bisa saja terjadi longsor susulan dengan intensitas hujan yang masih tinggi saat ini,” jelasnya.
Longsor yang terjadi diperkirakan terjadi pukul 20.07 WIB, Kamis malam tanggal 6 Oktober yang lalu. Masyarakat dari Kecamatan Luas dan Muara Sahung sempat terisolir hingga belasan jam.
“Saat ini jalan di Kaur ini sudah bisa dilalui. Malam tadi Kabid Bina Marga juga langsung memantau titik longsor di jalan Padang Guci dan turut hadir Bupati Kaur yang dengan semangat mendukung penuh proses penanganan longsor tersebut,” jelasnya. (Adv)









