BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) kembali meninjau progres mengerjaan jalan sepanjang 11 KM dari Desa Padang Pelasan menuju Desa Talang Alai sudah mencapai tahap finishing, perbaikan jalan ini merupakan program Seribu Jalan Mulus yang berasal dari visi Bupati Seluma telah berjalan sesuai rencana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten (Kadis PU) Seluma, M. Syaipullah mengatakan Program Seribu Jalan Mulus Kabupaten Seluma, sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang direncakan.
"Alhamdulillah pembangunan berjalan dengan baik, sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Sehingga di lapangan semua pihak dapat bekerja, mulai dari konsultan pengawas dari bagian teknis, penyedia dan pelaksana, semuanya sedang berjalan,” katanya Syaipullah kepada jurnalis eWarta.co, Kamis (02/09/2021).
Dia menambahkan, target pengerjaan pembangunan seribu jalan mulus untuk Padang Pelasan target penyelesaian dalam waktu 5 bulan, dengan awal pembangunan pada 29 Maret 2021 lalu.
"Kemarin untuk pembangunan di Desa Padang Pelasan memang memiliki sedikit hambatan karena akses jalan masyarakat hanya satu. Sehingga, mobilitas lalu lalang volumenya masih cukup tinggi yang mengakibatkan pengerjaan tidak maksimal, karena banyak kendaraan yang lewat disana, bukan kendaraan yang biasa, tetapi kendaraan yang tonase tinggi. Namun bisa kita atasi,” sambungnya.
Selain itu, permintaan masyarakat Desa Padang Pelasan kemarin, untuk dibuatkan aliran air berupa irigasi juga telah di bangun pihak PU Seluma, guna untuk meminimalisir genangan air yang menutupi badan jalan. Tidak hanya itu, tiang listrik yang terkena pelebaran jalan pun juga sudah diatasi.
“Kemarin itu ada beberapa tiang listrik yang terkena pelebaran jalan, karena posisinya mengenai badan jalan saat pelebaran. sekarang karena ketinggian jalan kita turunkan sehingga tiang listrik miring tapi sudah kita hubungi pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memindahkan posisinya, sampai saat ini semua pekerjaan berjalan sesuai yang telah direncanakan,”tutupnya.
Sementara itu, melalui hasil pantauan dilapangan progres pengerjaan jalan saat ini mencapai angka 90%, untuk finishing akhir hanya menyisahkan proses pengecoran bahu jalan. (Nandar)









