Dikuasai Sipil, 11 Hektare Lahan Pemprov Bengkulu Diamankan Kejati

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu mengamankan 11 hektare aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemrov) Bengkulu yang berlokasi di wilayah Pekan Sabtu dan Sukarami Kota Bengkulu, Jumat (14/1/22). 

Kepala Bengkulu Agnes Triani melalui Kasi Penkum Ristianti Andriani mengatakan pengamanan dilakukan melalui Bidang Intelejen Kejati Bengkulu yang dipimpin koordinator Adi Purnama bersama seluruh jajaran.

Pengamanan tersebut dilakukan lantaran lahan tengah dikuasai dan diklaim sekelompok orang dan tengah memasuki masa sanggah.

Ditambah sertifikat lahan tidak bisa dibaliknamakan atas nama Pemprov Bengkulu selama 15 tahun sejak tahun 2006 sampai dengan saat ini.

“Saat ini Kejati Bengkulu telah membentuk tim pengamanan aset tanah negara dalam hal ini milik Pemprov,” katanya.

Dalam menyelesaikan perkara ini, Kejati tengah memastikan tahapan masa sanggah serta tengah diselesaikan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait peta bidang dan alas hak tanah tersebut. 

"Dalam masa sanggah yang dilakukan, kami akan menampung semua aspirasi yang mengklaim hak atas tanah tersebut," jelas Risti.

Namun, apabila tidak ada yang mempermasalahankan lagi maka pihaknya akan melanjutkan proses persertifikatan tanah tersebut. 

Adapun masa sanggah itu berlaku satu bulan kedepan dan jika hak atas tanah peta bidang tersebut dikonfirmasi secara data terhadap atas haknya maka akan diselesaikan secara hukum untuk kepemilikan sahnya. (Bisri)