Dikbud Kota Bengkulu Ajukan Revitalisasi Rp2 Miliar Pascakebakaran SMPN 19

Create: Wed, 05/08/2026 - 09:50
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu mengajukan proposal bantuan dana revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperbaiki bangunan SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang terbakar beberapa waktu lalu. Anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan dana tersebut dibutuhkan untuk merehabilitasi tujuh ruang kelas dan satu gudang yang hangus terbakar, sekaligus mengganti sarana belajar seperti meja dan kursi yang ikut rusak.

"Kalau melihat memang karena berkaitan dengan sarana dan prasarana ini di Dikdas, mungkin anggaran yang kita butuhkan itu lebih kurang hampir Rp2 miliar. Karena ada tujuh ruang kelas dan satu gudang, berarti delapan lokal yang harus kita rehab. Selain ruang kelas, ada meja dan kursi yang harus kita ganti juga," kata Ilham, Selasa (4/8/2026).

Menurut Ilham, koordinasi dengan pemerintah pusat langsung dilakukan setelah musibah terjadi. Melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi kepada Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Saat ini kami sedang menyusun proposal yang ditujukan kepada Direktorat SMP untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dan rehabilitasi sarana-prasarana gedung yang terbakar," ujarnya.

Ilham mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah merespons pengajuan tersebut dan meminta Pemerintah Kota Bengkulu segera mengirimkan dokumen pendukung. Ia berharap proses administrasi berjalan lancar sehingga rehabilitasi dapat segera dimulai dan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu kembali normal.

"Pihak kementerian juga sangat prihatin dengan musibah ini dan telah meminta kami segera menyampaikan proposal. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama ada keputusan sehingga proses rehabilitasi sarana yang terbakar bisa segera dilaksanakan," pungkasnya.