Diduga Terpeleset Saat Memancing, Pria Blitar Ditemukan Meninggal di Sungai Lahar

Diduga Terpeleset Saat Memancing, Pria Blitar Ditemukan Meninggal di Sungai Lahar
Create: Fri, 12/03/2021 - 15:46
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BLITAR,eWARTA.co -- Sosok mayat mengapung di sungai lahar Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Jumat (12/3/2021) dini hari. Korban diketahui bernama Andi Irawan (29) warga Jl Krantil, Kelurahan Sukorejo.

Kasubag Humas Polres Blitar Kota,Iptu Ahmad Rochan,mengatakan kepada awak media Korban diduga terpeleset dan hanyut saat mancing di sungai, jasad korban  ditemukan oleh Rizki sekitar pukul 24.30 wib. 

Saat itu, saksi sedang nongkrong di jembatan kecil di atas aliran Sungai Lahar. Dari atas jembatan, saksi terkejut melihat ada jasad manusia mengapung dalam posisi tengkurap hanyut terbawa arus sungai. 

Mengetahui hal tersebut Rizki segera memberitahukan ke warga lainnya, tidak begitu lama sejumlah warga berdatangan kemudian turun ke sungai untuk mengevakuasi jasad korban yang masih hanyut terbawa arus sungai. 

"Saat korban sudah tertolong kondisinya sudah meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke RT setempat dan melaporkan ke Polsek Sukorejo," imbuhnya 

Saksi lain, Yuli Sri Rejeki, yang rumahnya berada di utara Sungai Lahar kepada petugas mengatakan sempat mendengar suara seperti orang kecebur ke sungai dari dalam rumah. 

Tetapi, Yuli tidak berani keluar rumah karena kondisi gelap. Setelah petugas dan warga ramai dengan peristiwa penemuan mayat di sungai, Yuli baru keluar rumah dan mengecek ke pinggir sungai yang menjadi lokasi sumber suara seperti orang tercebur ke sungai. 

''Saat itu Yuli menemukan seperangkat alat pancing di pinggir sungai yang diduga milik korban, dari jarak penemuan jasad korban dan lokasi korban mancing sekitar 300 meter," katanya. 

Rochan mengatakan dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga menerima kejadian itu sebagai musibah. Keluarga juga sudah menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan kejadian itu sebagai musibah dan disaksikan pihak kelurahan dan Polsek. (Bas)