Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Siswi MTsN 2 Seluma Dirawat di RSUD Tais

Create: Tue, 04/08/2026 - 19:01
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co – Diduga akibat keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Bimba Lestari (12), seorang siswi kelas 7 MTsN 2 Seluma, terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais, Kabupaten Seluma.

Pelajar asal Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara tersebut diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi paket makanan MBG pada Kamis, 23 Juli 2026 yang lalu. 

Ibu kandung korban, Linarti, menuturkan bahwa sebelum dirujuk ke rumah sakit, anaknya sempat mendapatkan perawatan dari bidan desa. Namun, karena kondisinya tidak kunjung membaik, korban langsung dibawa ke RSUD Tais Seluma dan sempat menjalani rawat jalan. 

Pada Senin kemarin (3/8/2026), korban kembali dilarikan ke RSUD Tais untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih serius mengingat kondisinya yang terus memburuk.Lina meyakini penyebab gangguan kesehatan anaknya bersumber dari makanan MBG yang dikonsumsi di sekolah. Hal ini didasari karena sebelum mengonsumsi paket tersebut, anaknya tidak memakan makanan lain. Dugaan itu diperkuat oleh hasil diagnosis dokter rumah sakit yang menyatakan korban positif mengalami keracunan makanan.

"Hari Kamis itu anak saya makan MBG, kemungkinan yang menyebabkan keracunan itu dari makanan tersebut. Setelah hasil uji laboratorium terhadap sampel darah keluar, dokter menyatakan hasilnya positif keracunan makanan," jelas Linarti, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, pasca-mengonsumsi makanan tersebut, kondisi kesehatan anaknya langsung merosot tajam. Korban mengalami gejala demam tinggi, mual, sakit kepala hebat, hingga muntah-muntah.

"Yang dirasakan di awal itu perut mual, kepala terasa sakit, badan panas, dan sempat muntah," sambungnya.

Berdasarkan pengakuan dari anaknya, Lina menambahkan bahwa ada sekitar empat teman sekolah korban yang diduga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi menu MBG tersebut.

"Menurut cerita anak saya, ada empat temannya dari kelas berbeda yang diduga juga keracunan. Untuk empat orang itu mungkin sudah sembuh setelah berobat. Sementara anak saya saat ini belum membaik, kemungkinan karena kondisi fisiknya lebih lemah dibanding anak-anak yang lain," tambahnya.

Lina juga menegaskan bahwa sebelumnya sang anak tidak memiliki riwayat penyakit kronis ataupun alergi terhadap jenis makanan tertentu. Hingga saat ini, Bimba dikabarkan masih merasakan sakit kepala, mual, dan mengalami demam. (Rns)