Deputi Kemendukbangga Tinjau Lokasi Tamasya dan Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni di Seluma

Create: Thu, 23/07/2026 - 19:56
Author: Admin 3


Seluma, eWarta.co – Deputi Bidang KSPK Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN RI, Prof. Dr. Nopian Andusti, meninjau lokasi yang akan dikembangkan menjadi Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di TK Pelita Hati, Desa Serambi Gunung, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.I.P., M.T.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sebagai bagian dari pengembangan Program Tamasya. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan berkualitas guna mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga menyerahkan lahan pembangunan Rumah Layak Huni dan bantuan Rumah Layak Huni bagi keluarga berisiko stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Bantuan itu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga yang membutuhkan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendukbangga/BKKBN RI yang terus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap Program Tamasya maupun bantuan Rumah Layak Huni ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Hendarsyah.

Sementara itu, Deputi Bidang KSPK Kemendukbangga/BKKBN RI, Prof. Dr. Nopian Andusti, mengatakan keberhasilan program pembangunan keluarga membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

"Sinergi yang kuat akan mempercepat pelaksanaan Program Tamasya dan Genting sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami berharap berbagai program ini dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting, khususnya di Kabupaten Seluma," kata Nopian.

Melalui pelaksanaan Program Tamasya dan Genting, pemerintah terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga. Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari strategi pembangunan keluarga yang berkelanjutan dan mendukung lahirnya generasi yang sehat, berkualitas, serta bebas stunting.