Dempo Tegaskan Jangan Lagi Ada Daerah Blank Spot

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, menyatakan bahwa isu blank spot dalam jaringan telekomunikasi telah diantisipasi pada periode 2023-2024, sehingga tidak ada lagi wilayah di Provinsi Bengkulu yang mengalami blank spot.

“Pada tahun ini, kami berhasil mengatasi masalah blank spot dengan menggunakan solusi kreatif dan inovatif, yaitu dengan membangun menara Base Transceiver System secara mandiri di 80 desa yang sebelumnya blank spot,” ungkap Dempo pada hari Senin (26/02/2024).

Dempo menjelaskan bahwa dengan pembangunan tower BTS tersebut, sinyal seluler dapat dijangkau di setiap desa.

“Pencapaian desa bebas blank spot ini merupakan dukungan terhadap program Satu Data Indonesia yang sedang diimplementasikan oleh pemerintah pusat,” tambahnya.

adv

Selain itu, Dempo menekankan bahwa upaya ini juga merupakan bagian dari program percepatan yang telah diprogramkan oleh pemerintah provinsi untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah.

“Dengan penyelesaian masalah ini, kita dapat menciptakan sarana komunikasi publik yang terintegrasi,” ujar Dempo.

Lebih lanjut, Dempo menjelaskan bahwa upaya membebaskan desa dari blank spot juga akan mendukung Pemerintah Provinsi dalam memperluas cakupan informasi ke masyarakat luas.

“Peningkatan branding Provinsi Bengkulu akan menarik minat investor untuk berinvestasi di Bengkulu, serta meningkatkan jumlah wisatawan dengan informasi yang lebih mudah diakses tentang Bengkulu,” tambahnya.

Dempo juga menegaskan bahwa dengan branding Provinsi Bengkulu yang baik, akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat. (Adv)