JEMBER, ewarta.co – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) YAKUZA Maneges resmi melebarkan sayapnya ke Kabupaten Jember. Deklarasi sekaligus pengukuhan kepengurusan wilayah Jember tersebut digelar di Pendopo Wahyawibawagraha pada Minggu malam (2/8/2026).
Acara pengukuhan dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait (Gus Fawait), jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, pimpinan pondok pesantren, LSM, hingga para ketua perguruan silat se-Kabupaten Jember. Hadir pula pendiri YAKUZA Maneges Pusat, Den Gus Thuba Topo Broto.
Meski namanya identik dengan organisasi kejahatan asal Jepang, nama YAKUZA di sini merupakan sebuah akronim filosofis, yakni "Yang Awalnya Kotor Ujungnya Zuhud Abadi".
Ketua YAKUZA Maneges Wilayah Jember, Eko Mulyadi, menjelaskan bahwa organisasi ini berfokus pada perbaikan diri dan kegiatan sosial.
"Ini tentang proses perubahan diri, dari yang awalnya buruk menuju kebaikan yang istiqamah. Filosofinya adalah pengabdian dan kepedulian sosial," ujar Eko Mulyadi, dikutip Senin (3/8/2026).
Eko menegaskan bahwa YAKUZA Maneges hadir bukan untuk menimbulkan kegaduhan, melainkan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketertiban, persatuan, serta menggalakkan aksi kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Bupati Jember Gus Fawait menyambut positif hadirnya YAKUZA Maneges di wilayahnya. Menurutnya, semangat yang dibawakan organisasi ini sangat berbeda dari kesan luar yang kerap dianggap garang.
"Banyak orang mengenal Yakuza Maneges dari penampilannya yang garang. Namun setelah berinteraksi langsung, saya melihat semangat persaudaraan, kepedulian, dan kecintaan kepada masyarakat yang luar biasa," tutur Gus Fawait.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jember selalu terbuka untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat maupun komunitas yang memiliki komitmen membangun daerah.
"Terlepas dari berbagai pandangan yang berkembang, saya meyakini Yakuza Maneges dapat menjadi mitra Pemkab Jember dalam menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun Jember," pungkasnya.
Prosesi deklarasi berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan anggota yang mengenakan pakaian serba hitam khas organisasi. Acara juga dimeriahkan dengan atraksi kesenian tradisional serta doa bersama.
Dengan pengukuhan ini, YAKUZA Maneges Jember menyatakan kesiapannya untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan mendukung program strategis pemerintah daerah. (hafit/prw)










