BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing kembali membuat terobosan radikal di sektor kesehatan. Setelah sukses dengan Puskesmas 24 Jam dan BPJS UHC Gratis, kini giliran program "jemput bola" pengobatan gratis yang didorong untuk segera direalisasikan.
Dalam pengarahan kepada seluruh Kepala OPD via Zoom, Kamis malam (13/11/2025), Walikota Dedy Wahyudi menantang Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk lebih proaktif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Menurutnya, meski layanan gawat darurat sudah tercakup oleh Puskesmas 24 jam, pemerintah harus memastikan warga yang sakit ringan namun sulit ke faskes juga terlayani.
"Kita sudah ada program Puskesmas buka 24 jam untuk gawat darurat. Tapi kita ingin lebih proaktif lagi. Saya berharap Dinas Kesehatan bisa membuat terobosan jemput bola pengobatan gratis," tegas Dedy.
Program ini tidak perlu berlebihan, tetapi harus fokus pada dampak nyata. Sasaran utamanya adalah penyakit-penyakit ringan yang paling umum diderita masyarakat.
“Misalnya, hanya dengan memberikan vitamin, obat untuk sakit kepala, atau sakit ringan lainnya. Terpenting kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Walikota.
Inisiatif "jemput bola" ini merupakan upaya nyata Pemkot Bengkulu untuk:
* Memastikan setiap warga mendapatkan akses kesehatan yang mudah dan layak.
* Mengurangi beban masyarakat.
* Meningkatkan derajat kesehatan di Kota Bengkulu secara keseluruhan.
Dengan serangkaian program inovatif ini, Kota Bengkulu semakin memperkuat komitmennya sebagai kota yang responsif dan prima dalam melayani kebutuhan dasar warganya. (rls)





