Dana TKD Dipangkas Rp 347,93 Miliar, Pemprov Bengkulu Tetap "Gaspol" Program Jalan Mulus

 

BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersiap menghadapi tahun 2026 dengan tantangan fiskal yang berat. Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat diproyeksikan anjlok hingga Rp 347,93 miliar, sebuah angka yang menuntut kreativitas anggaran.

Namun, Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan komitmen utama tidak akan bergeser: percepatan peningkatan kualitas jalan dan jembatan melalui Program Jalan Mulus.

"Kondisi ini menuntut kita berinovasi. Tapi apa pun tantangannya, visi utama Pemprov tetap sama: Jalan Mulus," tegas Herwan saat membuka sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD 2026, Kamis (13/11/2025).

Herwan menjelaskan, Program Jalan Mulus bukan sekadar beton dan aspal, melainkan "fondasi kemajuan daerah." Infrastruktur dasar ini diyakini menjadi kunci penggerak roda ekonomi, serta perbaikan akses pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), M. Rizqi Al Fadli, menyatakan pemotongan TKD harus dijadikan momentum untuk efisiensi dan akurasi.

"Fokusnya bukan sekadar mengurangi belanja, tapi menata kembali prioritas agar setiap rupiah anggaran benar-benar produktif," ujar Rizqi.

Dengan strategi yang fokus dan prioritas yang jelas, Pemprov Bengkulu optimistis pembangunan daerah dapat terus berjalan efektif di tengah tekanan anggaran.