Bupati Choirul Huda, Penjagaan Perbatasan Mukomuko - Sumatera Barat Diperketat

Bupati Mukomuko Choirul Huda saat meninjau posko di perbatasan.
Create: Sun, 29/03/2020 - 21:05
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, eWARTA.co – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) serta memutus mata rantai penyebarannya, pihak pemerintah daerah Kabupaten Mukomuko memperketat penjagaan pintu masuk perbatasan Bengkulu - Sumbar.

Petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP beserta tenaga medis siaga selama 24 jam, guna memeriksa setiap pengguna jalan yang melintasi perbatasan, selain Medus dan Dinas-dinas yang terkait didampingi pula oleh Unsur Keamanan dalam hal ini Mapolres Mukomuko dan Kodim.

Bupati Mukomuko Choirul Huda bersama FKPD dan lintas sektor mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dan keluar daerah, jika tidak mendesak.

"Lebih baik kita tetap di rumah, sesuai arahan dari pemerintah pusat juga provinsi kita laksanakan social distancing, untuk memutus mata rantai virus mematikan ini," tegas Bupati Huda saat memantau posko di perbatasan.

Andi Falentino, Amd.Kep, salah seorang tenaga medis yang sedang bertugas saat itu mengatakan setiap yang melintas akan diperiksa secara ketat, Tindakan itu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjadi tantangan global.

“Kita menghimbau jika batuk, flu demam tinggi katakan terus terang. Sebab, kesehatan anda, andalah yang menentukan. Semoga tidak ada Covid-19 yg masuk wilayah kita,” harap dia.

Disebutkannya, jumlah petugas yang berjaga di perbatasan dibagi dalam 3 sift yang masing-masing sift sebanyak 8 orang, Setiap sift bekerja selama 8 jam.

“Kita juga menghimbau, jika tidak ada urusan yang sangat mendesak, tidak perlu keluar rumah. Disiplin dalam menjaga kebersihan, patuhi imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri demi untuk kita bersama,” ucapnya. (Budi)

Obb