Buntut 18 Murid TK Keracunan Makanan MBG, Satgas Minta SPPG Mitra Kaliwates 7 Ditutup

Create: Thu, 21/05/2026 - 08:54
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 18 murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Jember berbuntut panjang. Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember secara tegas meminta agar penyedia makanan, yakni SPPG Mitra Kaliwates 7 yang berlokasi di Jalan Teratai, segera ditutup.

​Berdasarkan data yang dihimpun Satgas MBG hingga Rabu malam (20/5/2026), dari 18 anak yang bergejala, 4 anak di antaranya masih harus menjalani rawat inap di RSUK Jember. Sementara itu, satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates, satu anak di Puskesmas Jember Kidul, dan sisanya diperbolehkan rawat jalan.

​Ketua Satgas MBG yang juga menjabat sebagai Pj Sekda Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, menyatakan bahwa langkah tegas ini diambil karena pihak pengelola dinilai kerap mengabaikan peringatan sebelumnya.

​"SPPG ini sudah sering kami ingatkan karena keluhan masyarakat terkait mereka sering masuk ke kanal aduan Wadul Guse," ujar Fauzi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

​Selain meminta penutupan, Fauzi menambahkan bahwa Satgas melalui jaringan institusi di dalamnya akan bergerak proaktif untuk turun langsung mengecek kondisi dapur-dapur penyedia MBG di tingkat kecamatan. Langkah ini dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

​Di sisi lain, Bupati Jember turut menyampaikan rasa prihatin dan penyesalan yang mendalam atas insiden yang menimpa anak-anak tersebut.

​"Bupati Jember sangat menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para korban serta orang tua murid," lanjut Fauzi.

​Satgas MBG berharap insiden ini menjadi kasus keracunan terakhir dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Jember. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi ataupun tanggapan lanjutan dari pihak SPPG Mitra Kaliwates 7 terkait hasil investigasi penyebab keracunan tersebut. (Hafit)