Bunda PAUD Kota Bengkulu Pantau MPLS dan Transisi PAUD ke SD

Create: Wed, 15/07/2026 - 16:59
Author: Admin 3
Tags

 

 

Bengkulu, eWarta.co -- Bunda PAUD Kota Bengkulu Dian Fitriani Wahyudi memantau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di sejumlah sekolah, Selasa (14/7/2026).

Monitoring dilakukan untuk memastikan peserta didik baru mengikuti MPLS dalam suasana aman, ramah anak, dan menyenangkan. Hal ini dinilai penting agar anak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa tekanan.

Sejumlah sekolah yang dikunjungi yakni SD Negeri 20 Kota Bengkulu, SD Negeri 5 Kota Bengkulu, SD Baitul Izzah, TK Baitul Izzah, dan TK Pembina 1 Kota Bengkulu.

Dalam kegiatan tersebut, Dian didampingi Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PAUDNI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Minarni, pengawas TK, Sekretaris Pokja Bunda PAUD Kota Bengkulu, serta Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Dasar.

Rombongan melihat langsung pelaksanaan MPLS serta berdialog dengan kepala sekolah dan guru. Dian juga menyapa peserta didik untuk melihat proses adaptasi anak, terutama dalam masa transisi dari PAUD ke sekolah dasar.

Dian menekankan pentingnya pendidikan satu tahun prasekolah sebelum anak memasuki jenjang pendidikan dasar. Pendidikan usia dini dinilai berperan dalam membentuk kesiapan anak sebelum mengikuti proses pembelajaran di SD.

Menurutnya, usia dini merupakan periode penting dalam perkembangan anak. Mengacu pada UNESCO, rentang usia 0 hingga 8 tahun menjadi masa optimal perkembangan sehingga stimulasi dan pendidikan yang tepat berpengaruh terhadap kesiapan belajar anak.

Anak yang mengikuti pendidikan prasekolah dinilai memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kemandirian dan kemampuan sosial. Bekal tersebut juga membantu anak lebih siap beradaptasi dengan lingkungan dan proses pembelajaran di sekolah dasar.

Dian juga meminta sekolah tidak menjadikan MPLS sebatas kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Masa awal sekolah harus dimanfaatkan untuk membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan semangat belajar peserta didik baru.

Sekolah juga diminta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak harus diterapkan sejak hari pertama masuk sekolah.

Melalui monitoring tersebut, Pemkot Bengkulu mendorong seluruh satuan pendidikan memberikan pengalaman positif kepada peserta didik baru. Dengan pendekatan yang ramah anak, proses transisi dari PAUD ke SD diharapkan berjalan lebih baik dan mendukung kesiapan anak mengikuti pendidikan dasar.