JEMBER, eWarta.co – Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), kembali mempertegas prestasinya di kancah regional. Hanya dalam kurun waktu kurang dari sepekan, Gus Fawait sukses meraih dua penghargaan bergengsi. Terbaru, ia dianugerahi penghargaan sebagai "Penguat Demokrasi Sub Kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan" dalam peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com di Surabaya, Selasa (21/4/2026).
Sebelumnya, pada Kamis (16/4/2026), Gus Fawait juga menerima PWI Award 2026 atas komitmennya dalam membenahi sektor pelayanan publik. Penghargaan tersebut diserahkan pada Puncak Acara Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Dyandra Convention Center, Surabaya.
Rentetan penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas langkah progresif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam mempercepat penanganan kemiskinan melalui verifikasi dan validasi data langsung di lapangan. Pembaruan data dinilai sebagai kunci utama agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.
Dalam keterangannya, Gus Fawait menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras kolektif.
"Penghargaan ini bukan milik pribadi. Saya persembahkan untuk para ASN, guru, hingga tenaga kesehatan yang telah bahu-membahu turun ke bawah melakukan validasi ulang data kemiskinan. Saya sangat berterima kasih atas dedikasi mereka," ujar Gus Fawait, Selasa (21/4/2026).
Bagi Gus Fawait, akurasi data adalah fondasi kebijakan. Ia meyakini bahwa tanpa data yang valid, intervensi pemerintah berisiko meleset. Terlebih, kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial lainnya.
"Kemiskinan bukan masalah tunggal. Ia memicu masalah lain seperti stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga kriminalitas. Oleh karena itu, kami akan berjuang keras untuk terus menekan angka tersebut," tegasnya.
Meski Jember mencatatkan penurunan kemiskinan yang signifikan pada tahun 2025—salah satu yang terbaik di wilayah Tapal Kuda dan Jawa Timur—Gus Fawait mengaku belum puas. Ia kini mematok target yang jauh lebih ambisius.
Target Utama: Menurunkan angka kemiskinan absolut hingga di bawah 200.000 jiwa.
Konteks: Selama satu dekade terakhir, angka kemiskinan di Jember selalu tertahan di atas angka tersebut.
Untuk merealisasikannya, Pemkab Jember telah menyiapkan strategi berlapis, mulai dari jangka pendek, menengah, hingga panjang, dengan fokus pada integrasi program antarinstansi.
"Saya dan tim akan bekerja keras memastikan strategi yang telah disiapkan berjalan maksimal demi kesejahteraan masyarakat Jember," pungkasnya. (Hafit/adv)
Foto: Kadiskominfo Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, saat mewakili Bupati Jember menerima penghargaan.









