Besok, Sapi Kurban dari Presiden Prabowo dan Kapolri akan Dipotong

Create: Sat, 07/06/2025 - 18:56
Author: Redaksi

 

TEGAL, eWarta.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan sebanyak 985 ekor sapi kurban ke seluruh penjuru Nusantara dalam rangka Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah tahun ini. Penyaluran dilakukan melalui dua skema, yaitu melalui pemerintah daerah dan melalui kelompok masyarakat.

Salah satu penerima hewan kurban tersebut adalah Pondok Pesantren Muassasah Hidayatul Muthabi-ien (MHM) yang berlokasi di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah. Ponpes ini menerima satu ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo dengan berat mencapai 792 kilogram. Pelaksanaan penyembelihan akan dilakukan besok Minggu pagi.

Sapi berwarna hitam berukuran jumbo tersebut rencananya akan disembelih pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, setelah salat Subuh. Penampakan sapi besar dan gemuk tersebut menarik perhatian masyarakat sekitar. Anak-anak dan para santri pun antusias menyaksikan sapi Presiden Prabowo yang telah tiba di pondok sejak Kamis Malam.

Pembina Yayasan Muassasah Hidayatul Muthabi-ien, Ustaz Imam Affandi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi dari Sekretariat Negara RI terkait penyaluran sapi kurban ini. 

“Kami awalnya dihubungi melalui telepon oleh pihak Setneg, bahwa yayasan kami mendapatkan jatah sapi dari Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya, Sabtu sore.

Affandi menambahkan, sapi tersebut dikirim melalui seorang peternak dari Ungaran bernama Suhari. Tak hanya dari Presiden, Ponpes MHM Randugunting juga mendapatkan satu ekor sapi kurban lainnya dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan berat sekitar 500 kilogram.

Kehadiran dua sapi berukuran jumbo ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga sekitar. Anak-anak tampak antusias dan senang melihat langsung sapi besar yang akan dikurbankan.

“Senang lihat sapinya gede banget,” ucap salah satu anak yang ikut menyaksikan dari dekat.

Penyaluran hewan kurban ini menjadi bagian dari bentuk kepedulian para pemimpin negara terhadap lembaga keagamaan dan masyarakat di berbagai daerah. (Hid).