Bengkulu Utara Gelar Peringatan Hari Kebudayaan, Tampilkan 10 Tarian Daerah

Create: Sun, 18/10/2026 - 14:58
Author: Admin 3

 

BENGKULU UTARA, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar peringatan Hari Kebudayaan melalui pagelaran seni bersama Sanggar Seni Biggy Serentak di Alun-alun Argamakmur, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan bertema “Tradisi Kita Jaga, Budaya Kita Nyalakan, Etnik Kita Satukan” ini dibuka oleh Bupati Bengkulu Utara yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Suwanto, S.H., M.AP.

Pagelaran tersebut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkulu Utara, pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh budaya, seniman, serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk menampilkan kesenian daerah sekaligus memperkuat upaya pelestarian tradisi dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman. Rangkaian acara diawali dengan prosesi adat penyerahan Punjung Nasi Sawo, tradisi khas Bengkulu Utara yang menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, dan rasa syukur.

Kemeriahan berlanjut melalui 10 penampilan tari daerah serta pertunjukan musik tradisional Berejong. Berbagai penampilan tersebut memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam sambutan Bupati Bengkulu Utara yang dibacakan Suwanto, disampaikan bahwa kebudayaan merupakan jati diri, identitas, dan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama. Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku seni dan tokoh adat, tetapi juga pemerintah serta seluruh lapisan masyarakat.

“Menjaga kebudayaan bukan hanya menjadi tanggung jawab para pelaku seni dan tokoh adat semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat,” ujar Suwanto saat membacakan sambutan.

Ia juga menjelaskan makna tema kegiatan yang diusung. Tradisi Kita Jaga berarti menghormati dan melestarikan warisan leluhur, sedangkan Budaya Kita Nyalakan mengandung semangat menghidupkan kreativitas, seni, dan nilai-nilai budaya agar terus berkembang di tengah masyarakat.

Adapun pesan Etnik Kita Satukan menekankan pentingnya menjadikan keberagaman suku, adat istiadat, bahasa, dan kesenian sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan serta mempererat persaudaraan.

Melalui peringatan Hari Kebudayaan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah. Masyarakat juga diharapkan tidak malu terhadap tradisi sendiri, sehingga warisan budaya tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Pagelaran seni tersebut diharapkan dapat memperkuat persatuan dalam keberagaman sekaligus mendorong pelestarian identitas budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang harmonis dan sejahtera.