Bengkulu, Jumlah Penduduk Laki-Laki Lebih Banyak Dibanding Perempuan

Kepala Dinas Dukcapil provinsi Bengkulu, M. Ikhwan
Create: Thu, 05/09/2019 - 18:40
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Penduduk Provinsi Bengkulu tercatat meningkat dua ribu jiwa, menariknya jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dari pada jumlah perempuan.

Peningkatan jumlah penduduk Provinsi Bengkulu ini sesuai dengan catatan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Silpil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu pada semester pertama tahun 2019.

Kemudian, peningkatan penduduk Provinsi Bengkulu ini bukan disebabkan dari perpindahan penduduk dari provinsi lain, melainkan disebabkan oleh banyaknya angka kelahiran bayi di Januari hingga Juni 2019.

Tercatat penduduk di Provinsi Bengkulu telah mencapai 2,001,578 jiwa, artinya penduduk Provinsi Bengkulu bertambah sekitar dua ribu jiwa dari Desember 2018 yang tercatat 1,999,539 jiwa.

Selain itu, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan, namun selisih jumlah keduanya tidak begitu jauh, yakni laki-laki sebanyak 1,026,199 jiwa dan perempuan 975,379 jiwa.

Dikatakan Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu M. Ikhwan, peningkatan jumlah penduduk ini terjadi hampir merata diseluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bengkulu.

Di setiap Kabupaten/Kota tersebut rata-rata peningkatannya sekitar seribu jiwa, namun terkecuali di Kabupaten Lebong karena mengalami penurunan jumlah penduduk. Dikarenakan jumlah penduduk di Kabupaten Lebong ini terjadi akibat penghapusan data penduduk ganda, data kematian yang tidak tercatat dan data kelahiran yang tidak dilaporkan.

"Khusus di Kabupaten Lebong, terjadi penurunan jumlah penduduk sebanyak 5,781 jiwa dari 112,900 jiwa menjadi 107,119 jiwa. Secara kuantitatif di Kabupaten Lebong benar terjadi penurunan jumlah penduduk, tetapi secara kualitatif belum tentu sebab yang dihapus itu data kependudukan yang selama ini ganda," katanya saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.

Hal ini berdasarkan hasil dari pemutakhiran data penduduk yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu secara berjenjang, mulai dari tingkat desa sampai ke provinsi.

"Hasil pemutakhiran data ini, banyak data kependudukan yang bersifat anomali di Kabupaten Lebong dihapus dari server pencatatan kependudukan di Kementerian Dalam Negeri," tukasnya.

Akan tetapi, peningkatan jumlah penduduk di semester pertama 2019 ini tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan data pada semester sebelumnya yang rata-rata meningkat dua ribu per semesternya disetiap Kabupaten/Kota. (Nay)