Bencana Hidrometeorologi di Kaur, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak Pemadaman Listrik

Create: Sat, 05/02/2022 - 09:58
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Hujan deras yang melanda Kabupaten Kaur hingga Jumat (4/2/22) malam mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa wilayah seperti Desa Tanjung Iman, Kinal dan Trans Babat. Akibatnya, distribusi listrikpun terganggu karena tanah longsor yang menyebabkan pohon-pohon roboh mengenai jaringan PLN.

Menanggapi hal itu PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) fokus mempercepat pemulihan suplai listrik terdampak bencana banjir di beberapa wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bintuhan, Kabupaten Kaur.

50 personel PLN yang terdiri dari pelayanan Yantek dan 2 regu pemeliharaan masih terus bersiaga di lokasi terdampak banjir. Hal ini  guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi, tidak terkecuali apabila banjir telah surut dan pasokan listrik dapat kembali disalurkan.

“Listrik padam akibat banyak pohon yang tumbang karena longsor dan angin kencang sehingga mengakibatkan beberapa tiang beton patah di beberapa lokasi. Saat ini tim PLN masih berupaya melakukan evakuasi pohon yang roboh bersama BPBD setempat,” jelas Manager PLN UP3 Bengkulu, Hendra Irawan.

Untuk wilayah yang terdampak banjir, lanjut Hendra, tim PLN terkendala cuaca angin kencang dan akses jalan yang belum bisa dilalui. Namun pihaknya akan berupaya untuk segera menormalkan pasokan listrik. 

"Saat ini kami tengah mengevakuasi jalan yang tertimbun longsor kemudian pohon-pohon yang roboh, perbaikan tiang yang patah sekalian perbaikan konstruksinya,” ujar Hendra.

Dalam kejadian tersebut, 50 gardu distribusi PLN ULP Bintuhan yang melayani 7.694 pelanggan terendam banjir dan sementara tidak dioperasikan. (Bisri)