Bengkulu, eWarta.co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu membuka program khitan atau sunat gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera selama masa libur kenaikan kelas. Program ini digelar untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi anak.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bengkulu, Yul Kamra, mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan segera mendaftarkan anak ke Kantor Baznas Kota Bengkulu.
"Kami mengajak para orang tua untuk memanfaatkan momentum libur sekolah ini. Silakan segera mendatangi kantor Baznas Kota Bengkulu untuk mendaftarkan anaknya," ujar Yul Kamra.
Untuk mengikuti program ini, orang tua diminta melengkapi persyaratan berupa Kartu Keluarga (KK), data diri orang tua, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Setelah dokumen diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat, Baznas akan menerbitkan surat rekomendasi sebagai dasar pelaksanaan khitan.
Pelaksanaan khitan tidak dipusatkan di satu lokasi, melainkan dilakukan di puskesmas terdekat sesuai domisili peserta. Kebijakan tersebut diambil agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
"Cukup membawa data orang tua, KK, dan SKTM. Nanti akan kami layani. Anak-anak juga akan mendapatkan sarung dan uang transport," tambah Yul Kamra.
Untuk mendukung program ini, Baznas Kota Bengkulu telah menjalin kerja sama dengan seluruh puskesmas di Kota Bengkulu melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Orang tua dapat memilih puskesmas terdekat sebagai lokasi pelaksanaan khitan.
Seluruh biaya tindakan medis ditanggung sepenuhnya oleh Baznas sehingga peserta tidak dikenakan biaya. "Kami memiliki nota kesepahaman dengan puskesmas. Nantinya Baznas yang akan membayarkan seluruh biaya pelaksanaan sunat," tegas Yul Kamra.
Melalui program ini, Baznas Kota Bengkulu berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh layanan khitan secara gratis. Selain membantu meringankan beban ekonomi orang tua, program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.










