SELUMA, eWarta.co -- Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma akan bayar hutang pekerjaan pembangunan infrastruktur tahun 2034 ke Kontraktor, Perjalanan Dinas (Perjadin) anggota DPRD Seluma priode 2019-2024 pada tahun 2024 yang lalu, serta hutang yang lainnya sebesar 30 persen dari hutang yang ada sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Diketahui nilai hutang pekerjaan fisik ke kontraktor mencapai lebih kurang Rp 34 miliar,
Perjadin anggota DPRD sebesar Rp 2,1 miliar, dan Tunggakan pembayaran gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) Tenaga Kesehatan (Nakes) Kabupaten Seluma tahun 2024 mencapai Rp 2 Miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Herman Suyadi, mengatakan saat ini pemerintah daerah kabupaten Seluma sudah menyiapkan dana sebesar Rp 11,8 miliar untuk pembayaran hutang.
"Kita akan mengansur sebesar 30 persen dari hutang yang ada, Anggaran yang tersedia saat ini 11,8 miliar rupiah, " Sampainya, Selasa (16/12/2025)
Berbeda dengan hutang ke kontraktor dan perjadin DPRD Seluma yang akan dibayarkan secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Seluma dalam hal ini BKD akan menuntaskan tunggakan pembayaran gaji PTT Nakes pada tahun 2024 yang lalu.
"Hutang nakes berdasarkan petunjuk dari bapak bupati dan pak sekda itu akan kita tuntaskan semua ditahun ini, sudah ada di kasda dan tinggal di sp2d kan, untuk kontraktor selebihnya akan dibayarkan di tahun depan, " Jelasnya.
Disamping itu, Bupati Seluma Teddy Rahman turut mengatakan, dengan keterbatasan anggaran saat ini pemerintah daerah kabupaten Seluma sudah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian hutang pitung, dan pembangunan di kabupaten Seluma selama efisiensi anggaran juga turut harus jalan.
Sekretariat Daerah dan OPD sudah bekerja keras, kerja maksimal dalam menyelesaikan persolaan hutang piutang Pemda Kabupaten Seluma. Lambatnya Transfer Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Bengkulu ataupun pemerintah pusat menjadi faktor utama hutang tersebut belum dibayarkan.
"Selama 10 bulan ini menghemat, dan pembangunan harus tetap jalan. Teman-teman sudah mengetahui bersama bagaimana OPD tiap bulan ke Jakarta, Bupati bersilaturahmi ke kementrian, pak sekda ke kementrian keuangan untuk menanyakan tentang DBH kabupaten Seluma. Dengan kondisi keuangan saat ini kita tetap berusaha membayar, " Terangnya. (Rns)









