Bantu Target Vaksinasi, BIN Daerah Bengkulu Vaksinasi Pelajar dan Masyarakat Kepahiang

Create: Thu, 18/11/2021 - 21:33
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Bengkulu kembali menggelar vaksinasi massal. Kali ini Binda Bengkulu melakukannya di SMAN 1 Kepahiang dan beberapa tempat lainnya, Kamis (18/11/2021). 

Vaksinasi ini melibatkan sejumlah vaksinator dari Puskesmas Pasar Kepahiang dengan dosis mencapai 2.356 vaksin. Jumlah ini diperuntukkan bagi mayarakat umum sebanyak 1.856 dosis dan pelajar sebanyak 500 dosis.

“Vaksinasi kali ini bertepatan dengan HUT Provinsi Bengkulu Bengkulu yang ke 53 tahun 2021,” terang Kabinda Provinsi Bengkulu, Pambudi Cahyo Widodo, SH, MH.

Pambudi berharap aksi ini dapat membantu capaian vaksinasi di Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kepahiang hingga mencapai 100 persen. Selain vaksinasi, BIN juga memberikan sejumlah paket sembako untuk masyarakat.

“Kami berharap dengan banyaknya upaya dari berbagai pihak ini, percepatan vaksinasi di Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Kepahiang, bisa segera 100 persen tercapai,” ungkapnya.

Bantu Target Vaksinasi, BIN Daerah Bengkulu Vaksinasi Pelajar dan Masyarakat Kepahiang

Wabup Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan vaksinasi di Kabupaten Kepahiang telah mencapai 47,9 persen. Ia menyebut bantuan vaksinasi dari BIN sangat diharapkan agar target vaksinasi segera terpenuhi.

“Untuk pencapaian vaksinasi di Kabupaten Kepahiang sudah menyentuh angka 47,9 persen dari target. Semoga dengan bantuan banyak pihak dan keterlibatan seluruh stakeholder, capaian vaksinasi kabupaten, provinsi dan nasional bisa segera terpenuhi,” singkatnya.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Kepahiang Andri Haryanto, M.Pd mengatakan kalau dari 1.100 pelajar SMAN 1 Kepahiang, saat ini baru sekitar 700 orang saja yang sudah mengikuti vaksinasi. Sedangkan 400 lainnya, masih belum mengikuti vaksinasi sesuai dengan anjuran pemerintah dan sekolah.

“Kami berharap dengan banyaknya bantuan vaksinasi yang diterima, awal tahun depan semua pelajar sudah bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” demikian Andri. (red)