BENGKULU, eWarta.co -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Pernyataan ini disampaikan dalam rapat terbuka di DPRD Provinsi Bengkulu pada hari ini.
"Kami menolak program Tapera karena dianggap tidak memperhatikan situasi riil di lapangan, terutama terkait dengan kemampuan pekerja untuk memenuhi kewajiban tabungan yang diajukan," ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring.

Usin Abdisyah menegaskan bahwa penolakan ini bukan semata-mata menentang upaya perbaikan infrastruktur perumahan, namun lebih kepada perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dan inklusif.
"Kami meyakini bahwa program ini harus direvisi untuk mengakomodasi berbagai kelompok masyarakat, termasuk para pekerja yang diwakili oleh serikat pekerja," tambahnya.
Dalam konteks ini, Usin Abdisyah juga menyuarakan aspirasi dari sejumlah serikat pekerja yang menganggap program Tapera tidak memadai untuk kondisi pekerja di Provinsi Bengkulu.
"Kami akan terus memperjuangkan agar kebijakan ini direvisi untuk lebih memperhatikan kondisi riil masyarakat, serta memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak memberatkan pekerja di daerah ini," tutup Usin Abdisyah Putra Sembiring dalam pernyataannya. (Adv)









