Anggaran Festival Tabut 2026 Turun, Pemprov Bengkulu Pastikan Tetap Digelar

Create: Sun, 12/04/2026 - 11:27
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pelaksanaan Festival Tabut tahun 2026 tetap berlangsung meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Event budaya tahunan yang menjadi ikon daerah ini tetap digelar dengan sejumlah penyesuaian.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan festival sudah mulai dilakukan. Pemerintah saat ini terus melakukan koordinasi lintas pihak, mulai dari Keluarga Kerukunan Tabut (KKT), unsur adat seperti ketab dan badaru, hingga aparat keamanan.

“Persiapan sudah kita mulai. Kita juga sudah menyurati sejumlah pihak terkait pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Murlin, Jumat (10/4/2026).

Ia mengungkapkan, anggaran Festival Tabut tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan. Jika pada tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp1,2 miliar, maka pada 2026 hanya dialokasikan sebesar Rp400 juta.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp200 juta digunakan untuk kebutuhan produksi, mulai dari pembukaan, rangkaian kegiatan hingga penutupan acara. Sementara itu, bantuan hibah untuk KKT diperkirakan berkisar antara Rp25 juta hingga Rp30 juta.

“Kita sudah memproyeksikan anggaran secara rinci, termasuk untuk produksi kegiatan dan hibah untuk KKT. Harapannya seluruh rangkaian tetap berjalan maksimal meski dengan keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Meski mengalami pengurangan anggaran, Pemprov Bengkulu menegaskan akan tetap mengoptimalkan potensi yang ada agar kemeriahan festival tidak berkurang. Hal ini penting mengingat Festival Tabut telah masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga memiliki daya tarik wisata yang besar.

“Festival Tabut ini bukan hanya milik Bengkulu, tapi sudah menjadi bagian dari event nasional. Jadi kualitas dan kemeriahannya harus tetap dijaga,” tambah Murlin.

Untuk lokasi pelaksanaan, festival diperkirakan masih akan digelar di kawasan Sport Center Pantai Panjang. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi melalui bazar dan pameran selama kegiatan berlangsung.

Pendaftaran peserta bazar telah dibuka sejak 8 April dan akan ditutup pada 13 April 2026. Pemerintah berharap keterlibatan berbagai pihak dapat mendukung suksesnya Festival Tabut 2026 meski dengan anggaran terbatas.