Alarm Megathrust Menggema di Pesisir Selatan Jember, 7 Kecamatan Masuk Zona Waspada

Create: Sun, 26/04/2026 - 14:27
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Ancaman bencana di Kabupaten Jember tidak hanya datang dari kekeringan. Potensi gempa raksasa atau Megathrust kini resmi masuk dalam radar prioritas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember.

​Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa tujuh kecamatan di sepanjang pesisir selatan berada dalam garis waspada tinggi. Wilayah tersebut meliputi:

​* Jombang

* ​Kencong

​* Puger

​* Gumukmas

​* Wuluhan

* ​Ambulu

​* Tempurejo

​Ketujuh kecamatan ini berhadapan langsung dengan ganasnya Samudra Hindia, membentang dari perbatasan Kabupaten Lumajang di sisi barat hingga Kabupaten Banyuwangi di sisi timur.

​Bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), sirene, lonceng, dan kentongan dibunyikan serentak pada pukul 10.00 WIB sebagai simbol kesiagaan total.

​"Sistem peringatan dini (early warning system) sudah kita bentuk, simulasi juga rutin dilaksanakan. Kami mengatur siapa berbuat apa ketika bencana Megathrust benar-benar terjadi," ujar Edy kepada ewarta.co, Minggu (26/4/2026).

​Edy tidak menutupi besarnya risiko yang dihadapi Jember. Ia menjadikan Jepang sebagai referensi negara yang terus berjuang menghadapi ancaman serupa.

​"Jepang sudah (mengalami), mudah-mudahan Jember tidak dilewati. Kita semua berikhtiar yang terbaik agar masyarakat siap secara mental dan tindakan," tambahnya.

​Meski saat ini fokus jangka pendek adalah menghadapi puncak kekeringan pada Agustus 2026, BPBD menegaskan bahwa ancaman Megathrust tidak boleh diabaikan. Dua bencana dengan karakter berbeda ini dihadapi dengan satu sikap: kesiapan penuh.

​Melalui simulasi evakuasi yang terus digencarkan, diharapkan warga pesisir tidak lagi gagap dalam mengambil keputusan saat detik-detik genting terjadi.

​"Kami mohon doa terbaik dari para ulama dan seluruh masyarakat, semoga Jember dijauhkan dari segala bencana," pungkas Edy.

​Kini, di pesisir selatan Jember, kata "waspada" bukan lagi sekadar imbauan, melainkan sebuah kebutuhan untuk bertahan hidup. Jalur evakuasi telah dipetakan, dan kesiagaan kini menjadi denyut nadi warga pesisir.

​Penulis: Hafit

Foto: Suasana pantai selatan Jember yang berbatasan langsung dengan laut lepas.