Akses ke Pulau Enggano Lumpuh Empat Bulan, Bang Ken Surati Kemenhub

Surat Bang Ken kepada Kemenhub dengan tembusan ke Presiden dan Wakil Presiden, Pimpinan DPD RI, Gubernur Bengkulu, Arsip.
Create: Fri, 20/12/2019 - 19:01
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Senator Bengkulu Ahmad Kenedi atau kerap disapa Bang Ken soroti krisis BBM dan LPG di Pulau Enggano yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Krisis yang diakibatkan rusaknya dermaga satu-satunya yang ada di Pulau Enggano, sehingga mengakibatkan akses keluar masuk pulau tersebut terputus, baik jalur laut maupun udara.

Sebab, kapal-kapal tidak bisa bersandar dengan rusaknya dermaga ini.

Ironinya, keadaan ini telah terjadi selama empat bulan terakhir. Berdasarkan laporan Kepala Desa setempat yang dilaporkan kepada Bang Ken.

Senator Bang Ken melayangkan surat ke Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Budi Karya Sumadi dengan nomor : 10/DPD-BKL/B-26/XII/2019, Perihal: Permohonan Bantuan.

"Sehubungan dengan laporan Kepala Desa terkait pemarsalahan di Pulau Engano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, selama empat bulan tidak ada akses masuk baik udara maupun laut. Hal ini disebabkan rusaknya dermaga yang mengakibatkan sulitnya kapal bersandar telah mengakibatkan krisis BBM dan LPG yang berdampak sistemik pada aktivitas masyarakat," tulis Bang Ken dalam suratnya.

Tak hanya itu, Senator Bang Ken juga mengajukan permohonan bantuan dan solusi terkait krisis yang dialami oleh masyarakat Pulau Enggano tersebut.

"Bersama surat tersebut disampaikan kepada Bapak Ir. Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan RI, dapat memberikan bantuan dan solusi dalam menindak lanjuti pemasalahan di pulau Engano," katanya.

Surat yang dilayangkan pada 6 Desember 2019 ini pun turut ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Wakil Presiden republik Indonesia K.H Ma'ruf Amin, Pimpinan DPD RI La Nyalla serta Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Nay)