8 Nyawa Melayang Akibat Lakalantas di Awal 2026, Polres Seluma Gelar Rapat 5 Pilar

Create: Wed, 25/02/2026 - 16:12
Author: Redaksi

 

SELUMA – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten Seluma menunjukkan tren mengkhawatirkan sejak awal tahun 2026. Tercatat, sebanyak 8 orang meninggal dunia akibat insiden di jalan raya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.

​Guna menekan angka fatalitas tersebut, Polres Seluma menggelar rapat koordinasi bersama "5 Pilar" keselamatan jalan. Agenda ini melibatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Dinas PUPR Seluma, Dinas Perkimhub, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan Bappenda Seluma.

​Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasat Lantas IPTU Arief Abdullah, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa infrastruktur jalan yang rusak menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan.

​"Dari Januari hingga pertengahan Februari ini, angka kecelakaan cukup tinggi dengan delapan korban jiwa. Salah satu penyebab utama yang kami identifikasi adalah kondisi jalan berlubang, di samping faktor kelalaian manusia (human error) saat berkendara," ujar Kapolres, Rabu (25/2/2026).

​Berdasarkan koordinasi dengan pihak BPJN, saat ini kontraktor telah mulai melakukan perbaikan jalan dengan metode tambal sulam. Targetnya, perbaikan jalan lintas ini akan tuntas pada H-10 Hari Raya Idul Fitri 2026.

​Beberapa poin penting dari pihak pengelola jalan;

​* Mekanisme Perawatan: Pengaspalan ulang dilakukan setiap lima tahun sekali. Di luar periode tersebut, perawatan dilakukan dengan sistem tambal sulam.

​* Aksi Cepat Polri: Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, Polres Seluma telah berinisiatif melakukan penambalan mandiri sejak Kamis (19/2) lalu.

​"Sore ini (25/2), personel Polres Seluma juga kembali turun ke lapangan untuk menambal titik-titik jalan berlubang demi kenyamanan dan keamanan masyarakat," pungkas Kapolres. (Rns)