JEMBER, ewarta.co – Suasana Kampus Universitas Jember (UNEJ) mendadak menjadi pusat perhatian nasional. Puluhan armada kendaraan ramah lingkungan mulai berdatangan untuk berlaga di ajang bergengsi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026, Kamis (1/10/2026).
Dipercaya menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya, UNEJ telah mematangkan seluruh persiapan kompetisi tingkat nasional yang berlangsung pada 1 hingga 4 Oktober 2026 tersebut.
KMHE 2026 merupakan salah satu ajang kejuaraan teknologi dan rekayasa terbesar di Indonesia. Kompetisi ini menjadi panggung unjuk karya mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia dalam merancang kendaraan masa depan yang efisien dan ramah lingkungan.
Sebanyak 64 kendaraan karya mahasiswa bersaing dalam dua kategori utama, yakni 43 kendaraan kategori Prototype dan 21 kendaraan kategori Urban.
Kategori Prototype berfokus pada rancangan kendaraan futuristik dengan efisiensi energi maksimal. Sementara itu, kategori Urban Concept mengusung desain kendaraan praktis yang menyerupai mobil jalanan untuk penggunaan sehari-hari.
Perlombaan ini memanfaatkan ruas jalan internal kampus UNEJ sebagai sirkuit sepanjang 1,6 kilometer. Pada setiap sesi percobaan, para peserta harus menempuh enam putaran dengan total jarak 9,7 kilometer.
Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada UNEJ.
"Menjadi tuan rumah KMHE untuk kedua kalinya merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk kepercayaan terhadap Universitas Jember. Ajang ini bukan sekadar kompetisi merancang kendaraan hemat energi, melainkan ruang kolaborasi dan pembuktian karya inovatif mahasiswa Indonesia dalam menjawab tantangan krisis energi global. UNEJ berkomitmen penuh mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara serta memastikan fasilitas terbaik bagi para peserta," ujar Iwan.
Kesiapan UNEJ telah melalui tahapan intensif, termasuk visitasi lokasi (venue) dan penyusunan regulasi nonteknis tingkat nasional pada 5–6 Agustus 2026 lalu. Tahapan ini melibatkan tujuh juri nasional, di antaranya Bambang Arip Dwiyantoro dan Witantyo dari ITS, Denny Widhiyanuriyawan (Universitas Brawijaya), Iman K. Reksowardojo (Profesional), Ridwan Wicaksono (UGM), serta Yanuandri Putrasari (BRIN Bandung).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa rekam jejak penyelenggaraan sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting.
"Pengalaman tahun lalu memberikan banyak masukan bagi kami, terutama dalam hal koordinasi pelaksanaan. Hal tersebut menjadi bekal penting untuk mempersiapkan penyelenggaraan tahun ini agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan lebih baik," ungkap Fendi.
Ia juga mengajak masyarakat umum untuk turut menyaksikan dan meramaikan gelaran ini.
"Kami mengundang seluruh masyarakat, pelajar, hingga pecinta otomotif di Jember dan sekitarnya untuk datang langsung menyaksikan KMHE 2026. Mari kita dukung karya-karya terbaik anak bangsa," imbuhnya.
Tak hanya sebagai penyelenggara, UNEJ turut menerjunkan dua tim unggulannya untuk berlaga, yakni Tim Tawang Alun di kategori Prototype (kelas Mesin Pembakaran Dalam Diesel) serta TITEN UNEJ TEAM di kategori Urban Concept (kelas Motor Listrik).
Keikutsertaan kedua tim ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa UNEJ untuk menguji hasil riset sekaligus bertukar pengetahuan dengan kontingen dari berbagai daerah di Nusantara.
Penulis: Hafit










