BENGKULU, eWARTA.co - Sebanyak 59 orang tenaga medis RSUD M. Yunus Bengkulu diisolasi, hal ini dilakukan lantaran memiliki riwayat kontak langsung dengan dua tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 kemarin, Rabu (6/5).
Dengan banyaknya tenaga medis RSUD M Yunus ini yang harus dilakukan isolasi, dengan masing-masing ada sekitar 40 orang diisolasi di UPT Pelatihan Kesehatan dan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah.
Untuk itu, manajemen RSUD M. Yunus melakukan modifikasi pelayanan yang secara umum pelayanan kepada pasien ataupun masyarakat harus tetap berjalan.
"Terutama pelayanan emergency itu harus tetap berjalan, kemudian poli-poli tetap berjalan, kecuali poli yang dokternya hanya satu dan harus diisolasi, maka nanti akan kita alihkan dengan poli yang serumpun, yang masih bisa menangani," ungkap Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, dr Zulkimaulub Ritonga, Kamis (7/5).
Artinya, tambah Direktur, pihaknya telah merencanakan tindakan-tindakan lanjutan yang harus dilakukan dalam modifikasi pelayanan dan masih tetap melakukan pelayanan sebisa mungkin dengan SDM yang ada.
Adapun para tenaga medis yang diisolasi tersebut ada 6 orang dokter spesialis, 5 orang dokter umum dan sisanya ada perawat, petugas lain seperti Laboratorium dan radiologi. (Nadya)









