350 JCH Jember 2026 Tergolong Resti dan lansia ; Bupati Gus Fawait Minta Pengawasan Ketat Sejak Berangkat Ke Tanah Suci Hingga Pulang

Create: Mon, 04/05/2026 - 16:56
Author: Admin 3
Tags


Jember, eWarta.co -- Sebanyak 350 jama'ah Calon haji Kabupaten Jember, dari jumlah total 2.956 Jama'ah masuk Katagori Resiko tinggi ( Resti) dan Lanjut Usia ( lansia). Mereka tersebar pada semua kloter jama'ah calon haji reguler Kabupaten Jember tahun 2026. 
         
Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember, Nur Sholeh, jumlah total jama'ah yang dipastikan berangkat tahun ini, sejumlah 2.956 jama'ah. 350 jama'ah diantaranya, masuk katagori Resti dan lansia.  Ia menjelaskan jama'ah yang masuk katagori Resti adalah jama'ah yang memiliki riwayat penyakit bawaan namun dinyatakan layak berangkat serta ada diantara mereka juga lansia. 
       
Ia menjelaskan untuk jama'ah yang masuk katagori lansia, mereka yang berumur 87 tahun keatas. 

"Namun banyak diantara mereka yang lansia, ada yang  tidak masuk katagori Resti karena Masih sehat wal Afiat. Namun ada yang bukan lansia, namun masuk Resti, karena memiliki riwayat penyakit tertentu," ucap Nur Sholeh, dikutip ewarta.co, Senin ( 4/5/2026).

Menurut Nur Sholeh, Petugas Haji Kabupaten Jember, akan memberikan perhatian khusus kepada jama'ah calon haji, yang masuk kategori Resti, sejak dari titik pemberangkatan Jember , Embarkasi hingga di tanah Suci.

"Diantara petugas haji, ada tenaga medis yang telah dipersiapkan untuk melayani jama'ah di setiap kloter," katanya.

Sementara Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyambut baik layanan yang telah diberikan kementerian haji dan umrah Kabupaten Jember. Pemkab Jember, tidak hanya menyediakan transportasi dan akomodasi pemberangkatan, tapi juga menyediakan tenaga medis untuk memberikan layanan kesehatan bagi jamaah lansia dan Resti 

"Yang berangkat haji tahun  ini, tidak hanya jama'ah muda, tapi juga banyak yang lansia," terangnya.

"Kami akan melakukan ikhtiar, untuk kesehatan dan keselamatan jama'ah yang masuk katagori Resti," sambungnya.

Gus Fawait  juga menegaskan pelaksanaan ibadah haji tahun ini, harus lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi penanganan haji tahun ini, dilakukan oleh kementerian khusus, yakni kementerian haji dan umrah. 

"Menurut Saya, Keputusan Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji ( Lembaga khusus menangani haji) sangat bagus dan pas mengingat jumlah jama'ah Haji di Indonesia, salah satu  terbanyak di Dunia," katanya. ( ADV).

Penulis Hafit

Foto: Bupati Jember Gus Fawait dan Kepala Kantor Kementerian haji dan umrah saat menghadiri pelepasan jama'ah calon haji 2026 di GOR PKPSO Kaliwates ( Dokumen ewarta.co)