30 Persen Pemilih Milenial, KPU Gencarkan Sosialisasi untuk Berpartisipasi

 

BLITAR, eWARTA.co - Daftar pemilih pelaksanaan pemilu di kota Blitar sekitar 30 persen dari 113.000 merupakan kalangan melenial atau pemilih pemula. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Blitar Santoso usai membuka sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilu Serentak 2024 di Balai Kusumo Wicitro, Kota Blitar, Senin (26/9/2022).

Sosialisasi itu dikuti para pelajar setingkat SMA, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) di Kota Blitar. Sedang narasumber yang dihadirkan, yaitu, dari KPU Kota Blitar dan akademisi.

"Santoso mengatakan karena 30 persen pemilih dalam Pemilu di Kota adalah milenial atau pemilih pemula, untuk itu kami gencar melakukan penyisiran dan sosialisasi kepada mereka agar tetap menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024," kata Santoso.

"Partisipasi masyarakat Kota Blitar pada Pileg 2019 dan Pilwali 2020 lumayan tinggi, yaitu, mencapai 78 persen Kota Blitar berada pada peringkat kedua di Jatim terkait capaian partisipasi masyarakat di Pileg dan Pilwali.

Harapan Santoso orang nomor satu di kota Blitar ini dengan di gencarkan adanya kegiatan sosialisasi khususnya kepada pemilih pemula ini, Pemkot Blitar berharap partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 meningkat dari sebelumnya.

"Lanjut Santoso partisipasi masyarakat Kota Blitar di Pemilu 2024 meningkat lagi. Para pemilih pemula ini menjadi target kami untuk meningkatkan partisipasi masyarakat," ujarnya.

Kepala Bakesbangpol Kota Blitar, Toto Robandiyo mengatakan Bakesbangpol akan membentuk agen di kalangan milenial agar membantu mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu di masing-masing komunitasnya. Dengan begitu, harapannya, partisipasi masyarakat khususnya di kalangan milenial atau pemilih pemula di Kota Blitar meningkat.

"Persentase pemilih pemula di Kota Blitar lumayan banyak, yaitu sekitar 30 persen dari 113.000 daftar pemilih. Kami ingin memaksimalkan sosialisasi untuk pemilih pemula agar partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 meningkat," katanya. (Adv/kmf/Bas)