JEMBER, eWarta.co – Universitas Jember resmi menjadi ajang pertempuran robot-robot canggih garapan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 ini dibuka langsung oleh Rektor UNEJ pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, di Auditorium UNEJ.
Sebanyak 28 perguruan tinggi terbaik, hasil seleksi ketat dari 40 pendaftar se-Indonesia, siap bertanding. Tema tahun ini adalah "Kung Fu Quest," yang merujuk pada tema kontes ABU Robocon resmi di Hongkong.
Ketua Panitia KRAI 2026, Dr. Fendi Setyawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kompetisi yang berlangsung dari 9 hingga 12 Juli ini akan menentukan siapa yang berhak mewakili Indonesia di ajang ABU Internasional di Hongkong.
“Sinergi tim adalah kunci untuk meraih puncak prestasi,” tegasnya seperti dikutip ewarta.co, Sabtu (11/7/2026).
Kompetisi ini, lanjutnya, bukan hanya bertujuan mencari tim terbaik untuk melaju ke level internasional, melainkan juga untuk mengasah kemampuan kolaborasi mahasiswa serta mendukung budaya akademik yang kooperatif.
Direktur Belmawa Kemendiktisaintek, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., juga berpesan agar peserta selalu menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga menyampaikan kabar menarik: "Tahun 2027, KRAI tingkat internasional rencananya akan digelar di Indonesia."
Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan rasa bangganya karena UNEJ dipercaya menjadi tuan rumah acara bergengsi ini.
"Berbicara robotika adalah berbicara tentang gabungan elektro, AI, dan kreativitas yang melahirkan solusi nyata,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa KRAI bukan sekadar lomba. “Mahasiswa yang berpikir kritis dan solid di ajang ini yang akan sukses membawa kita menuju Indonesia Emas 2045. Teknologi hebat lahir dari kolaborasi,” sambungnya.
Pertarungan 28 tim akan dimulai pada hari Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00–16.00 WIB di Auditorium UNEJ. (hafit)










