2000 Masjid di Bengkulu Didorong Gunakan Transaksi Digital

Create: Thu, 19/08/2021 - 18:09
Author: Redaksi

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Kementerian Agama (Kemenag) mendorong 2000 masjid se-Provinsi Bengkulu menerapkan transaksi digital. Upaya tersebut di lakukan Kantor Wilayah Kemenag Bengkulu dengan menjalin kerjasama PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Kamis (19/8/21).

Kerjasama ini juga diinisiasi Bank Indonesia untuk memperluas program produk jasa Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di wilayah ini. 

Regional CEO Region 3 Palembang BSI Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan dengan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan masyarakat yang akan menggunakan jasa dan produk perbankan, berdasarkan prinsip syariah dan efektif melalui transaksi digital.

"Program ini mempermudah baik untuk pendanaan maupun pembiayaan yang dibutuhkan. Apalagi di situasi pandemi COVID-19 membuat perubahan gaya hidup masyarakat yang semula harus bertransaksi offline kini harus menerapkan go digital melalui program QRIS," kata Dedy.

Pihaknya pun menargetkan semua masjid di Bengkulu ke depan bisa menggunakan QRIS untuk bisa berdonasi baik zakat, infaq dan sedekah (ZISWAF).

"QRIS ini bisa dilakukan lebih mudah dari mana saja melalui gadget dengan pembayaran non tunai. Ini juga untuk keamanan masyarakat, karena tidak harus keluar rumah," jelas Dedy.

Kepala Kanwil Kemenag Zahdi Taher mengapresiasi program BSI ini. Sebab menurutnya program ini memberikan solusi transaksi keuangan kepada pengurus masjid, sehingga layanan penyimpanan dan pengeloaan dana pengurus lebih aman dan transparan.  

"Ini solusi yang ditawarkan BSI cukup bagus. Mudah-mudahan lebih memudahkan pengurus Masjid untuk bertransaksi, yang selama ini manual ke digital," ungkap Zahdi.

Kemenag berkomitmen akan mengajak jajaran di Kabupaten/Kota dan pengurus DMI untuk bersama-sama ke daerah mensosialisasikan program ini ke pengurus masjid.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Joni Marsius yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, QRIS diharapkan dapat memudahkan proses transaksi pengurus masjid di Provinsi Bengkulu.

"Tentu dengan aplikasi digital, juga diharapkan dapat memutus rantai penyebaran wabah COVID-19," tutup Joni Marsius. (Bisri)