1.500 Hektare Lahan Pulau Enggano Siap Dijadikan Perkebunan Kelapa

Create: Sat, 30/05/2026 - 10:19
Author: Admin 3


Bengkulu Utara, eWarta.co -- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mulai merealisasikan program pengembangan kawasan kelapa di Provinsi Bengkulu pada tahun 2026. Program tersebut dipusatkan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan target pengembangan seluas 1.500 hektare guna mendukung hilirisasi industri kelapa nasional.

Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Bickman Panggarbesy, mengatakan saat ini tahapan program masih difokuskan pada pengumpulan serta verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL). Dinas TPHP bertanggung jawab melakukan pendampingan dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, Bengkulu Utara menjadi satu-satunya daerah yang memperoleh alokasi program tahun ini karena keterbatasan ketersediaan benih. Sementara usulan pengembangan kelapa di Kabupaten Bengkulu Selatan seluas 100 hektare belum dapat direalisasikan dan dijadwalkan kembali pada tahun 2027.

Bickman menjelaskan benih yang digunakan berasal dari pohon induk kelapa yang telah memiliki Surat Keputusan Penetapan Kebun Sumber Benih (KSB) Pohon Induk Terpilih di Pulau Enggano. Jenis yang dikembangkan merupakan kelapa dalam unggul lokal yang selama ini telah tumbuh dan beradaptasi dengan kondisi wilayah setempat.

Seluruh pembiayaan program bersumber dari Kementerian Pertanian, sedangkan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu bertugas mendampingi proses mulai dari verifikasi CPCL hingga penyaluran bantuan kepada kelompok tani. Dari target 1.500 hektare yang ditetapkan, sekitar 300 hektare lahan masih menunggu kelengkapan dokumen administrasi.

Proses kontrak program telah dimulai sejak Mei 2026 dan penyaluran bantuan diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember mendatang. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi fondasi penguatan sektor perkebunan kelapa sekaligus mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis kelapa di Bengkulu.

Di sisi lain, warga Pulau Enggano menyambut positif program tersebut karena dinilai dapat meningkatkan potensi ekonomi daerah tanpa mengubah karakter lingkungan pulau. Aisyah, salah seorang warga Enggano, berharap pengembangan kelapa dapat menjadikan pulau terluar Bengkulu itu sebagai sentra produksi kelapa sekaligus menjaga kelestarian ekosistem alami yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.